Penggunaan QRIS di Sulteng Terus Dikampanyekan BI

- Periklanan -

PALU-Bank Indonesia mengajak seluruh pelaku usaha yang sudah menggunakan QR Code dalam sistem pembayarannya, untuk berbasis pada QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Sebagaimana diketahui, QRIS bertujuan untuk menciptakan QR Code pembayaran Indonesia yang memiliki kemampuan interkonektivitas dan interoperabilitas. QRIS memungkinkan pengguna untuk membayar melalui scan QR pada merchant atau penjual menggunakan berbagai jenis aplikasi, dengan kata lain QRIS memungkinkan 1 kode QR untuk dibaca oleh semua aplikasi sistem pembayaran yang ada saat ini.

“Kita terus kampanyekan QRIS dan kita mendorong bank-bank dan juga pelaku usaha yang sudah menggunakan QR Code agar berbasis pada QRIS,” kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), M Abdul Majid Ikram.

- Periklanan -

Penggunaan QRIS di Sulteng berdasarkan data dari Bank Indonesia juga terus meningkat. Per desember 2019, yang mengajukan untuk penerbitan QRIS sebanyak 7000 lebih dan sebanyak 1.500 sudah aktif menggunakan QRIS. QRIS di Sulteng saat ini tidak hanya terbatas di tempat–tempat perbelanjaan modern, namun juga telah merambah ke berbagai UMKM yang berada di Sulteng dan hal tersebut merupakan langkah awal untuk mewujudkan UMKM go digital.

“Lumayanlah. Kita juga dorong kantin-kantin Universitas untuk gunakan QRIS. Karena dengan itukan semua terintegrasi, biayanya lebih murah dan data-data transaksinya bisa dilacak sehingga Bank Indonesia bisa lebih tahu pergerakan ekonomi seperti apa,” pungkasnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.