Penggorok Pasutri Lansia di Luwuk Ditangkap di Toraja

- Periklanan -

Tersangka A (pakai penutup kepala) dibawa ke Polres Luwuk saat tiba di bandara Syukuran Amir Luwuk, Selasa (28/3). (Foto:ist)

BANGGAI – Polres Banggai berhasil menangkap pelaku yang diduga membunuh pasangan suami istri lanjut usia (pasutri lansia) di Luwuk Kamis (23/3) silam. Pelaku ditangkap di Toraja berkat kerjasama Polres Toraja, Poltabes Makassar dengan Polres Banggai.

Tak dinyana, pelaku pembunuhan ada hubungan keluarga dengan kedua korban yang tewas mengenaskan. Polisi menetapkan dua tersangka yakni K dan A. Pelaku adalah A alias Antonius yang tak lain ponakan dari K, yakni adik kandung korban.

Kasubag Humas Polres Banggai yang diwakili Kabag Ops Kompol Margiyanta mengungkapkan, pelaku berinisial A ini sudah ditangkap berkat kesigapan Polres Toraja. A kabur setelah membunuh kedua nenek kandungnya.

“Tersangka membacokkan parang pada tubuh korban saat korban tidur siang. Tersangka AP sudah diamankan di Polres Toraja dan sudah diterbangkan ke Luwuk,” jelas Margiyanta.

- Periklanan -

Dari hasil penyelidikan akhirnya dengan alat bukti yang ada dan berdasarkan pengakuan salah seorang tersangka, maka kami telah menetapkan dua orang tersangka.

Modus awal terkait dengan keinginan menguasai harta warisan namun kemungkinan dikembangkan modus lainnya.

“Ada kemungkinan modus lain, tapi modus yang muncul terkait dengan warisan,”

Disebutkan, usai peristiwa tragis tersebut, Polres Banggai berhasil membekuk satu tersangka yakni K. Sementara  A melarikan diri. A kemudian diciduk Buser Polres Toraja di perbatasan Toraja Utara-Palopo. Saat itu pelaku sedang ikut rombongan mengantar jenazah kedua orangtuanya dari Luwuk Banggai ke Rembon, Tana Toraja, Minggu malam (27/3/2017).

Diketahui, kedua pasutri yang bernama Frans Paliling (78) dan Roswita Daunlele (72), tewas mengenaskan dengan luka tebasan parang di lehernya. Kejadian tersebut menggerkan kota Luwuk, karena kedua pasutri itu dulunya tokoh di Luwuk. Frans Pailing merupakan mantan anggota DPRD Banggai dan juga mantan guru senior di salah satu SMK di Luwuk. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.