Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pengemis Anak Diduga Sengaja Dieksploitasi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Gelandangan dan pengemis yang masih bebas berkeliaran di sudut-sudut Kota Palu, Selasa (3/4). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Di sejumlah titik traffic light (lampu lalu lintas) di Kota Palu, dengan mudah ditemukan anak di bawah umur yang tengah mengemis bahkan menjajakan dagangan. Anak-anak ini sendiri, diduga kuat ada yang mengkoordinir.

Pantauan, Rabu malam lalu, sejumlah anak-anak di traffic light Jalan Moh Yamin, yang meminta-minta dipantau oleh orang dewasa yang menunggu dari jauh. Mereka pun akan memberikan kode kepada anak-anak tersebut, bila ada pengendara yang terlalu lama berbincang dengan anak-anak tersebut.

Adanya anak-anak yang terkesan sengaja dimobilisasi oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab tersebut, seolah luput dari pengawasan Satuan PolisiPamong Praja (Satpol PP) Kota Palu. Dikonfirmasi terkait keberadaan anak-anak yang dieksploitasi ini, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Kota Palu, Moh Nur Sidiq mengaku, belum menemukan adanya oknum yang mengkoordinir anak-anak tersebut. “Sejauh ini kami belum temukan itu oknumnya, tapi kita akan upaya untuk mencari tahu keberadaan oknum tersebut,” tutupnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Palu AKBP Mujianto menyampaikan, dengan adanya indikasi adanya koordinator anak-anak yang dikerjakan dengan unsur paksaan tersebut belum ada laporan dari masyarakat, sehingga belum bisa dilakukan penyelidikan. “Kami belum mendengar soal adanya koordinator anak yang sering mangkal di lampu merah, karena selama saya menjabat belum ada laporan itu,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Polres Palu tersebut, akan menyampaikan kepada dinas terkait dan Satpol PP dalam penanganan kasus gepeng dalam proses pembinaannya. “Untuk penanganan kasus gepeng kita akan sampaikan ke Sat Pol PP maupun Dinsos Kota  untuk lakukan pembinaan,” kata Mujianto. (zal/who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.