Pengamat Kebumian Sebut Lumpur Panas Karena Arus Pendek Listrik

- Periklanan -

Warga masih memadati lokasi munculnya lumpur di Lorong Karoya, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Senin (15/1) kemarin.

PALU – Warga masih memadati lokasi ditemukannya lubang lumpur panas di RT 02/RW 03, Lorong Karoya, Jalan Tanjung Satu, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, hingga Senin (15/1) kemarin. Lumpur yang mengeluarkan bau tak sedap ini dilihat pertama kalinya oleh salah seorang warga pada Sabtu (15/1). Namun, asal muasal kemunculan lumpur panas ini sudah terjawab oleh Pengamat Kebumian di Palu, Orisa b Budisetiawan ST MSi.

“Diakibatkan karena hubungan arus pendek dari tiang listrik yang ada disebelahnya memanasi air dan lumpur yang ada di sekitarnya,” kata Orisa.

Orisa menjelaskan, lumpur yang keluar adalah lumpur yang memang berada pada daerah tersebut, yang  dahulunya adalah rawa. Keluarnya air panas yang bersifat lokal dengan derajat suhu yang cukup tinggi karena adanya hubungan arus pendek yang ada dibagian bawah tiang listrik, sehingga bisa memanasi lumpur dan air yang ada disekitarnya.

“Bau yang dikeluarkan juga adalah bau asap kebakaran tanah dan bukan bau belerang,” sebutnya.

- Periklanan -

Olehnya itu Orisa meminta agar sebaiknya pihak PLN segera melakukan perbaikan terhadap tiang listrik yang ada di Lorong Karoya tersebut, sehingga tidak menghasilkan hubungan arus pendek yang dapat memanasi air ataupun tanah yang ada disekitarnya.

“Temperaturnya lebih dari 100 derajat celcius, sehingga botol plastik langsung meleleh ketika digunakan untuk mengambil airnya,” tambah Orisa.

Sementara itu Manager PLN Area Palu Abbas Saleh yang dihubungi siang kemarin mengungkapkan bahwa permasalahan yang terjadi di Jalan Tanjung Satu Lorong Karoya telah ditangani pihaknya, PLN Rayon Kota.
“Teman-teman rayon kota telah tindaklanjuti tadi pagi sekitar pukul 11.00, dan telah diamankan,” ungkap Abbas via WhatsApp.
Disinggung apakah keluarnya air panas karena hubungan arus pendek listrik dari tiang listrik sebagaimana diungkapkan pengamat kebumian tersebut, menurut Abbas, kemungkinan seperti diperkirakan itu.

Warga sekitar juga melihat langsung petugas PLN yang datang ke lokasi titik lumpur panas.

“Iya tadi siang, petugasnya sampai memanjat tiang listrik,” cerita Ita, salah seorang warga ditemui di lokasi. (acm/fdl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.