Pendeta Paisubatu: Menangkan Rusdy-Ma’mun, Pilih Pemimpin Daerah Berbeda Dengan Pemimpin Umat

- Periklanan -

BANGGAI – Pendeta Paisubatu Bapak Mbayang, tokoh umat kristiani di Desa Paisubatu, Banggai Kepulauan sampaikan dukungannya kepada Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir. Dirinya siap dan berkomitmen menjadi garda terdepan memenangkan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menurutnya pilihlah Pemimpin yang punya komitmen mau membangun dan mensejahterakan rakyat, kalau seorang pimpinan yang sudah duduk di istana mau datang ke daerah pasti tidak salah untuk membangun daerah.

“Sejarah mencatat ketika kita memenangkan Pak Irianto, percepatan pembangunan sampai pemekaran betul-betul dia laksanakan. Nah yang hadir ini Pak Ma’mun beliau orang istana dulu pernah menjabat wakil bupati dan bupati di Banggai serta DPD RI di pusat,”  jelas Mbayang.

Mbayang yakin ketika berbicara soal pembangunan, soal anggaran, mensejahterakan rakyat bukan sesuatu hal yang sulit. Beliau sudah biasa melakukan, untuk itu kita menangkan pak Ma’mun sebagai wakil gubernur Sulawesi Tengah.

“Saya sudah sampaikan di semua pertemuan, dan menegaskan akan membantu sekali kemenangan Rusdy-Ma’mun. Karena kita ini memilih pemimpin bukan memilih pimpinan gereja atau Sinode, tapi ini pimpinan daerah yang memiliki komitmen dan keinginan membangun daerah,” Ungkap Mbayang.

Menurutnya Pak Ma’mun ini sudah teruji, ini yang kita lihat dari sini bersinar itu adalah perusahaan LNG yang merupakan bagian dari kinerja beliau semasa menjadi Bupati. Semua calon pemimpin pasti sampaikan visi dan misinya bagus, tapi yang dilihat komitmen hati. Karena kalau melakukan ini pasti Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah ini akan makmur.

“Saya akan ada di garda terdepan bukan hanya hari ini, besok saya akan bergerak sampaikan kepada semua lapisan masyarakat terutama umatku Nasrani. Karena saya ini melihat bukan LPPD nya, karena ini memilih pemimpin daerah,” tegasnya.

- Periklanan -

Dari dulu dirinya melihat dan memilih pemimpin daerah berbeda dengan memilih pemimpin umat. Bukan karena disana ada calon, menurutnya belum tentu, semua pendeta kesana.

“Saya berada disini, disamping pak Ma’mun menemani hadir kepada masyarakat. Tapi saya juga mendoakan supaya bapak berhasil dalam pencalonan ini. Dan saya ini bukan pendeta yang plin-plan, tapi komitmen kalau sudah memilih tidak bisa dirubah,” tuturnya.

Dirinya menceritakan Pak Irianto pun mengatakan kalau Pak Ambayang hanya ada satu di Banggai Kepulauan. Dirinya pun menolak politik uang, karena menurutnya yang dibutuhkan adalah pemimpin bukan uang.

“Kalau dalam Alkitab Pak Ma’mun ini sama dengan Yamia, diutus Tuhan datang ke Banggai Kepulauan untuk membangun Banggai Kepulauan. Bapak Yamia masa kini, komitmennya dengan 10 program unggulan Sulawesi Tengah dan Bangkep akan bersinar,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan apabila Pak Ma’mun jalan-jalan berkeliling di Banggai Kepulauan akan sedih melihatnya, karena pengalamannya sudah salah memilih Bupati hanya karena uang. Pembangunannya tidak nampak, untung saja ada pemerintah pusat yang membagikan dana desa. Sehingga desa bisa membangun, karena menurutnya tidak bisa mengharapkan pemerintah daerah.

“Pengalaman saya dengan pak Rusdy yang orangnya nasionalis, yang waktu itu pernah memberikan bantuan kegiatan keagamaan sidang GPI, kepada saya, pak esom, dan pak Atom,” kata Mbayang.

Kemudian dia mengingatkan agar jangan salah memilih, karena pasangan ini yang terbaik untuk Sulawesi Tengah dan Banggai Kepulauan. Jangan sampai ada konsep memilih pemimpin umat, karena menurutnya keliru dan itu salah.

“Saya bukan tim sukses, tapi saya memiliki komitmen dengan memilih pak Ma’mun bahwa saya akan membantu memenangkan di Banggai Kepulauan. Tuhan mendengar kita semua, dan bapak akan dimenangkan jika Tuhan berkenan. Semoga Tuhan memberkati perjuangan ini, sehingga perjuangan ini tidak sia-sia. Karena yang terpenting adalah komitmen untuk membangun daerah,” tutup Mbayang. (*/isk)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.