Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pendaftaran Jalur SNMPTN Untad Dibuka Hari Ini

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ajaran 2021/2022, Universitas Tadulako (Untad) menyediakan kuota sebanyak 2070 mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan langsung Wakil Rektor bidang Akademik Untad, Dr. Lukman Nadjamuddin dalam Konferensi Pers. Bahkan dihadapan awak media, Lukman menyampaikan proses pendaftaran SNMPTN akan dibuka 15 Februari 2021 (Hari ini), sementara untuk pengumuman hasil SNMPTN akan dilaksanakan pada 22 Maret 2021.

“Pada seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tahun ini. Jumlah kuota mencapai 23,7 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru Untad, yang tahun ini 8.720 mahasiswa, untuk program sarjana strata satu (S1),” kata Dr Lukman.

Konferensi Pers yang dilaksanakan di gedung Rektorat Untad ini juga dihadiri, Koordinator Humas Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Untad, Yutdam Mudin, S.Si., M.Si, serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Untad, Ir. Munari, ST., SH., MM.

Sementara itu Koordinator Humas LTMPT Untad, Yutdam Mudin, menuturkan para calon mahasiswa yang akan mendaftar SNMPTN, wajib membuat akun di laman LTMPT di ltmpt.ac.id dan batas waktu pembuatan akun ini diperpanjang paling lambat 23 Februari.

“Ada dua proses pemeringkatan yang dilalui oleh peserta jalur SNMPTN. Pertama, pemeringkatan dari sekolah, memperhatikan kuota berdasarkan akreditasi sekolah. Kedua, pemeringkatan berdasarkan kuota yang ditetapkan oleh program studi di perguruan tinggi yang dipilih. Oleh karenanya, kami menyarankan kepada para pendaftar jalur SNMPTN untuk sering mengunjungi website LTMPT untuk melihat jumlah kuota dari program studi di perguruan tinggi yang dipilih,” papar Yutdam.

Lebih lanjut kata Yutdam, pada pelaksanaan SNMPTN kali ini, para pendaftar diwajibkan untuk memilih satu perguruan tinggi yang berada di wilayah provinsi tempatnya berdomisili, jika memilih dua pilihan perguruan tinggi.

Yutdam menambahkan sebelum menetukan perguruan tinggi yang dipilih, calon mahasiwa diminta harus memperhatikan dua hal, yakni data peminat program studi di perguruan tinggi yang dipilih tahun sebelumnya, dan daya tampung dari program studi tersebut. (*/win)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.