Pencurian Bermodus Pecahkan Kaca Mobil Marak Kembali

- Periklanan -

Pelaku berhasil memecahkan kaca mobil Kijang Innova yang diparkir pemiliknya di depan Rumah Makan Darisa Palu, Kamis (8/9) malam. (Foto: Wahono)

PALU- Setelah beberapa bulan sempat meredup, kini terdengar lagi modus pencurian dengan memecahkan kaca mobil.

Kejadiannya kerap terjadi malam hari. Dan kali ini terjadi di salah satu Rumah Makan (RM) di Jalan Setia Budi, yakni RM Darisa. Kejadiannya Kamis (8/6) malam. Pelakunya diperkirakan lebih dari satu orang alias berkomplotan.

Aksi orang tidak dikenal (OTK) itu membuat pemilik mobil dan warga sekitar agak ketakutan. Soalnya mereka nekat mencuri di RM Darisa yang malam itu terbilang ramai dengan pengunjung yang hendak berbuka puasa. Saat ini, kasusnya sedang ditangani Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) Tinombala Polda Sulteng.

Kejadian ini menimpa salah satu keluarga yang sedang asyik berbuka puasa di RM Darisa malam itu. Korbannya bernama Sia Fadar. Dia dan rombongan keluarga tidak menyangka kalau barang miliknya yang ditinggalkan di dalam mobil Kijang Innova warna silver akan hilang. Mobil Sia Fadar yang dibobol bernomor polisi DN 406 EC.

- Periklanan -

Peristiwa itu nanti diketahui korban saat hendak pulang ke rumah setelah berbuka. Kejadiannya nanti dia tahu sekitar pukul 19.00 Wita. Posisi mobilnya kala itu terparkir di depan RM Darisa.

Saat diperiksa, kacanya bagian samping-depan berhasul dipecah. Dan barang yang berada di dalam mobil seperti tas miliknya lenyap dibawa kabur pelaku.

“Dalam tas itu ada HP Samsung, BPKB motor, dan perhiasan emas 15 gram. Ada juga uang tunai Rp1,5 juta,”ungkap Sia Fadar di lokasi kejadianj.

Mendapat laporan tersebut, Tekab Tinombala Polda Sulteng yang dipimpin AKP Romy langsung melakukan olah TKP. Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di RM Darisa malam itu, sama persis dengan aksi pencurian di Jalan Haji Hayun beberapa malam sebelumnya. ”Ada dua kejadian dengan modus pencurian yang sama, dengan waktu yang tidak terlalu lama,” ungkap Kanit Resmob Dit Reskrim Polda Sulteng, AKP Romy, saat olah TKP.

Menurut Romy, kejadian tersebut dilakukan oleh kelompok pencuri yang diperkirakan sudah spesialis pecah kaca mobil. Karena kejadian yang sama dengan selisih waktu kejadian yang tidak begitu lama. “Ini ulah kelompok spesialis pecah kaca mobil,” katanya yakin.

Sebelumnya, kasus pencurian dengan memecahkan kaca mobil terjadi 8 Juni di Jalan Haji Hayun tepatnya di depan sebuah ruko yang terlihat jelas oleh CCTV. Saat itu, mobil sedang terparkir dan ditinggalkan oleh pemiliknya. Seketika datang seorang pemuda dari arah depan mobil dan langsung melempar kaca sebelah kanan depan mobil menggunakan sebuah alat yang sudah diracik. Setelah berhasil mengambil uang sekitar Rp135 juta yang berada di dalam mobil, pelaku langsung kabur menggunakan kendaraan bermotor. (cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.