Pencuri Makin Nekad, Mutilasi Sapi di Siang Bolong

- Periklanan -

Warga sekitar Touwa melihat hewan ternak Sapi yang telah dimutilasi oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya, Senin (20/11). (Foto: Ist)

PALU – Aksi pencurian ternak makin marak terjadi di Kota Palu. Selain kurangnya kewaspadaan pemilik melepas hewan ternaknya, aksi dari para pelaku sendiri juga semakin berani. Pasalnya pencurian dengan modus operandi mutilasi ternak jenis sapi ini, dilakukan pada siang hari.

Seperti yang terjadi di Jalan Touwa, Lorong Sintuwu II, Palu Selatan. Masyarakat menemukan sapi mati dengan keempat kaki yang telah dipotong dan dibawa kabur oleh pelaku. Warga sekitar, Nyoman Lastri (48) mengaku, masih sempat melihat dua orang yang diduga sebagai pelaku, melintas di depan rumahnya dengan mengendarai sepeda motor bebek, membawa karung, yang tidak diketahui isinya. “Waktu saya keluar di samping rumah, saya liat sapi sudah tergeletak tanpa ada ke empat kakinya,” kata Nyoman Lastri.

- Periklanan -

Mendapat informasi adanya aksi pencurian ternak, aparat Polsek Palu Selatan langsung meluncur ke lokasi ditemukannya sapi yang sudah diamputasi keempat kakinya tersebut. Petugas sempat kebingungan mencari pemilik sapi. Hingga saat ini pun pemilik dari hewan ternak itu belum diketahui aparat.

Dikonfirmasi terkait kembali marak pencurian hewan ternak di wilayah hukumnya, Kapolsek Palu Selatan, Kompol Malsukri mengungkapkan, bahwa kasus ini memang telah menjadi salah satu keresahan masyarakat, khususnya pemilik ternak di Kota Palu. Kasus ini kata dia, bukan hanya terjadi di wilayah Palu Selatan, namun hampir terjadi di semua wilayah yang ada di Kota Palu.

“Karena hal ini adalah termasuk kasus pidana maka tentu Polsek Palu Selatan akan melakukan penyelidikan khususnya kepada masyarakat penjual daging di kota Palu. Karena dipastikan daging curian ini dijual ke masyarakat,” ungkapnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.