Pencarian Korban Tenggelam di Muara Sungai Terus Berlanjut

- Periklanan -

Tim Basarnas Kantor SAR Palu yang melakukan pencarian korban tenggelam, Selasa (9/5). Pencarian dilakukan dari Muara Sungai, menyisir perairan Teluk hingga wilayah Watusampu. Namun pencarian tersebut belum menuai titik terang. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Hingga hari kedua pencarian korban tenggelam bernama Ismul alias Jambo (26), warga Kawatuna, di Muara Sungai Palu oleh Tim SAR Basarnas Palu belum ditemukan.

Selasa (9/5), pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Seperti diberitakan sebelumnya, korban tenggelam saat sedang memancing, Senin (8/5), sekitar pukul 08.20 Wita.

Dari pantauan Radar Sulteng, yang turut melakukan penyisiran bersama Tim SAR menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat selama kurang lebih 2 jam tidak menemukan tanda-tanda adanya korban. Di sepanjang penyisiran Tim SAR bertemu dengan beberapa nelayan yang sedang melaut, mereka menyempatkan memberi informasi terkait ciri-ciri korban tenggelam yang menurut keluarga terakhir menggunakan kaos berwarna hitam. Satu unit tugboat yang berpapasan dengan Tim SAR juga tak luput memperoleh informasi melalui radio kapal.

- Periklanan -

“Pencarian pada hari kedua ini dibagi menjadi dua tim, satu tim menggunakan perahu karet. Sejak pagi hingga sore kami melakukan penyisiran sesuai SAR MAP yang dikeluarkan oleh atasan,” kata Komandan Tim SAR, Takdir Z kepada Radar Sulteng.

Kondisi perairan Teluk Palu juga tidak bersahabat ketika siang hari, angin bertiup kencang yang mengakibatkan ombak tinggi mencapai 1,5 meter menerjang kapal dan perahu karet Tim SAR. Apalagi ketika posisi mereka berada dipertemuan antara Muara Sungai dan Teluk.

“Kalau pagi masih tenang, masuk siang sudah mulai berubah,” sebutnya.

Personel Basarnas juga mendirikan posko darurat di bibir pantai untuk memudahkan pencarian dan pemantaun secara maksimal. Kekuatan Tim SAR juga turut dibantu oleh Tagana Palu yang didukung dengan satu perahu karet.

“Karena ada Tim Tagana, besok (Hari ini, red) sudah akan ada tiga tim yang melakukan pencarian di hari ketiga. Sesuai prosedur operasi SAR akan berlangsung selama tujuh hari, jika memang ada tanda-tanda korban bisa memungkinkan pencarian akan dilanjutkan,” tuturnya. (acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.