Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Pemuda Muhammadiyah Akan Ajukan Judicial Riview

Sikapi Sejumlah RUU Berpolemik

PALU – Pemuda Muhammadiyah akan mengajukan judicial riview (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Demikian itu disampaikan Sunanto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammdiyah, terkait polemik Revisi Kitab Undang-undang Pidana (RKUHP), Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dan RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut pria yang akrab disapa Cak Nanto ini, saat ini PP Pemuda Muhammdiyah melalui bidang hukum tengah melakukan kajian terhadap RUU tersebut. Yang mana menurutnya, dalam beberapa pasal dalam RUU tersebut secara politis sosialisasinya sangat minim. “Dan keputusannya sangat politik, tanpa mendengarkan banyak hal,” kata Cak Nanto kepada wartawan usai prosesi pelantikan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammdiyah Sulawesi Tengah, di Aula Rektorat Universitas Muhammdiyah Palu, kemarin (26/9).

Meski demikian kata Cak Nanto, dalam menyikapi penolakan terhasap RUU tersebut tidak bolah dilakukan dengan kekerasan. Baginya, ada jalur-jalur komunikasi yang perlu dilakukan.

“Memang menyampaikan pendapat, menyampaikan tuntutan tidak ada persoalan. Tapi jangan sampai melakukan cara-cara yang mungkar, tapi lakukan dengan cara-cara yang makruf, menurut saya,” tekannya.

Sebagai Pimpinan Pusat Pemuda Muhammdiyah, Cak Nanto mempersilakan anggota Pemuda Muhammdiyah untuk menyampaikan aspirasinya. Dengan catatan tidak melakukan cara-cara kekerasan.

“Jadi memang ada cara-cara yang harus kita perdebatkan secara keilmuan, secara akademik, yang harus kita lakukan,” pungkasnya.(fdl)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.