Pemprov Sulteng Teken Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

- Periklanan -

RENCANA AKSI: Gubernur H Longki Djanggola dan Plt Sekdaprov Derry B Djanggola menandatangani rencana aksi pencegahan korupsi, disaksikan Ketua Tim Korsup KPK Deputi pencegahan, Adliansyah M Nasution, di ruang Polibu, Jumat (3/2). (Foto: Humas Pemprov Sulteng/IDI)

PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah memiliki rencana aksi dalam pencegahan korupsi. Rencana aksi itu ditandatangani Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola MSi, dan Plt Sekdaprov Dra Derry B Djanggola MSi disaksikan Ketua Tim Korsup KPK Deputi pencegahan, Adliansyah M Nasution, di ruang Polibu, Jumat (3/2).

Ada sembilan rencana aksi program pencegahan korupsi Pemprov Sulteng. Kesembilan rencana aksi berdasarkan

hasil mapping tim Koordinasi Supervisi (Korsup) Deputi Pencegahan Korupsi KPK.

- Periklanan -

Ketua tim Adliansyah M Nasution mengatakan, latar belakang Korsup KPK di Sulteng bersama Sumatera Barat menindaklanjuti MoU yang ditandatangani bersama dan workshop pencegahan korupsi dan penerapan E-Government di Surabaya  beberapa waktu lalu.

‘’Sehingga KPK dalam menindaklanjuti hal ini melakukan pendampingan terhadap pengembangan Sistem E- Government dalam rangka menindaklanjuti workshop yang sudah dilakukan. Dan sehari kemarin kami telah melakukan mapping apa saja yang dimasukan dalam rencana aksi pencegahan korupsi,’’ terang Adliansyah.

Diharapkan dengan adanya Korsup KPK ini, hal-hal yang menyangkut sistem dapat disiapkan. Sehingga di 2018 dapat dimulai penggunaan sistem aplikasi elektronik.

Dalam kesempatan tersebut dipaparkan hasil mapping yang memuat sembilan rencana aksi. Sembilan rencana aksi tersebut oleh Adliansyah dipersilakan kepada pemerintah provinsi untuk memberikan masukan.(awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.