Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pemprov Sulteng Siapkan Rp47 M Wujudkan UHC 2019

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU- Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola mengajak seluruh bupati/wali kota mewujudkan Sulteng Universal Health Coverage (UHC) 2019. Provinsi Sulawesi Tengah di tahun 2019 semua masyarakatnya tercakupi dengan jaminan kesehatan atau seluruhnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ini merupakan program Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Nasional.

Karena itu Gubernur menyiapkan sharing 20 persen dan kabupaten/kota 80 persen, sesuai besaran kebutuhan masing-masing daerah. Secara keseluruhan berdasarkan  hitungan BPJS dengan asumsi sharing 20 persen, Pemprov Sulteng akan menganggarkan Rp47 miliar lebih.

Dari total 2,9 juta penduduk Sulawesi Tengah, sampai dengan 24 Agustus 2018 masih tersisa 546.839 yang belum ter-cover JKN-KIS. Sharing  Sulawesi Tengah sendiri sesuai data BPJS baru dua kabupaten yang cakupan kepesertaan jaminan kesehatan yang sudah mencapai UHC, yakni Kabupaten Buol dan Banggai.

Gubernur mengatakan sharing anggaran itu sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk meningkatkan indeks pembangunan kesehatan masyarakat dan pencapaian Cakupan Semesta JKN di Sulteng. Secara nasional Cakupan Semesta JKN ditargetkan 1 Januari 2019 semua penduduk Indonesia harus sudah bisa menerima pelayanan kesehatan langsung, yang diberikan pemerintah melalui BPJS.

‘’Tadi Sekda sudah melapor kepada saya, kami dari provinsi akan bantu 20 persen untuk membantu kabupaten dan kota,’’ kata Gubernur, pada rapat koordinasi percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Kesehatan manusia dan Pencapaian Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Nasional, di Sulawesi Tengah, di Ruang Polibu kantor gubernur, Selasa (4/9).

Terkait masalah kesehatan di Sulteng, Gubernur mengajak para bupati/wali kota bersama-sama berkomitmen mengentaskan masalah kesehatan di Sulteng. Salah satunya dengan mewujudkan Universal Health Coverage di 2019. Karena diakui selain kemiskinan, kesehatan juga masih menjadi PR Sulawesi Tengah, dimana salah satu sumber masalahnya masih kurangnya perhatian terhadap jaminan kesehatan.

Bersasarkan laporan Deputi Direksi BPJS wilayah Suluttenggo Malut, Lisna Nurena, saat ini sudah 4 provinsi, yakni Gorontalo, Aceh, DKI Jakarta, dan Papua Barat serta 123 kabupaten/kota yang telah mencapai Universal Health Coverage. Gubernur berharap Sulteng akan segera menjadi provinsi ke-5 menjadi Universal Health Coverage.

Dalam Rakor kemarin, semua bupati/wali kota yang hadir sepakat dan komitmen bersama gubernur mewujudkan pencapaian Cakupa

FOTO: ANGGA/HUMAS PEMROV UNTUK RADAR SULTENG
KOMITMEN: Gubernur H Longki Djanggola bersama para bupati dan wali kota se Sulteng dalam acara rakor peningkatan Indeks Pembangunan Kesehatan Manusia dan Pencapaian Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Nasional, di Sulawesi Tengah, di Ruang Polibu kantor gubernur, Selasa (4/9).

n Semesta Jaminan Kesehatan Nasional di Sulawesi Tengah. Komitmen itu dituangkan dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama antara Gubernur dan para bupati/wali kota.(awl)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.