Pemkot Saling Lempar Tanggungjawab

Terkait Nasib Huntara yang Belum Ditempati

- Periklanan -

PALU – Sejumlah dinas teknis di Pemerintahan Kota Palu, seolah saling lempar tanggungjawab, terkait belum rampungnya hunian sementara (Huntara) bagi para penyintas di Kota Palu. Saat dimintai keterangan soal nasib Huntara bagi para penyintas, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu, Asri SH mengaku, secara teknis tidak mengetahui soal pembangunan Huntara.
Dia pun menyarankan wartawan untuk menghubungi Kepala Bappeda Kota Palu. Namun, secara umum, Asri menyampaikan bahwa untuk pembangunan Huntara yang sudah di bangun, langsung mengarahkan warga untuk segera menempati Huntara tersebut. “Kita sudah sampaikan juga, kalau Huntaranya sudah jadi, langsung ditempati. Untuk jelasnya saya sarankan hubungi Kepala Bappeda,” bebernya.
Pun demikian, soal berapa berapa jumlah keseluruhan warga yang telah menempati Huntara dan yang belum menempati Huntara, Asri juga tidak bisa memberikan informasi detail. “Saya kurang tahu berapa jumlahnya semua, yang terpenting sebagian sudah ada yang menempati dan masih ada juga yang belum menempati,” kata dia.
Namun dia mengungkapkan, jika salah satu kendala Huntara yang belum ditempati, seperti di Kelurahan Duyu, dikarenakan belum adanya jaringan air bersih yang masuk ke Huntara tersebut. “Itu yang menjadi alasan belum bisa ditempati, tapi kita usahakan secepatnya sudah bisa ditempati, begitupun dengan yang lainya,” kata Asri.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan menyampaikan, terkait data pengungsi yang bakal menempati Huntara, masih dalam tahap penginputan. “Datanya masih di-input sehingga belum valid untuk disampaikan,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (9/1) kemarin.
Sama halnya dengan Sekda, Kepala Bappeda juga hanya mengarahkan wartawan, untuk menanyakan langsung ke pihak Dinas PU Kota Palu, progres pembangunan Huntara. “Secara teknis itu wewenang dari pihak PU Kota Palu yang menyampaikan dan silahkan menghubungi langsung ke kepala Dinas PU Kota Palu,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Palu, Iskandar Arsyad dihubungi terpisah, enggan merespon apa yang menjadi pertanyaan wartawan, menindaklanjuti keluhan para penyintas soal Huntara. Ketika dihubungi melalui nomor ponselnya dan disusul pesan whatsapp, tidak ada jawaban dari yang bersangkutan. (zal)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.