Pemkot Palu Perbarui Kabinet Superstarnya

- Periklanan -

PENGAMBILAN SUMPAH: Ratusan pejabat eselon III dan IV jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, terlihat tengah diambil sumpahnya pada acara pelantikan, di halaman kantor Wali Kota Palu, Kamis (19/1). (Foto: Suriyanto Pasangio)

PALU – Tak bisa dipungkiri, setiap transisi kepemimpinan roda pemerintahan di suatu daerah, pasti mengikuti atau mempengaruhi susunan kabinet pemerintahan di daerah itu sendiri. Seperti yang terjadi di roda Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, yang belakangan ini melakukan perombakan terhadap susunan kabinet lama, dan mengarah ke membentuk susunan kabinet barun.

Di roda pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Drs Hidayat MSi bersama Sigit Purnomo Said alias Pasha “Ungu”, terhitung sudah dua kali melakukan pelantikan pejabat untuk susunan kabinet baru. Mulai pejabat eselon IIb, III hingga pejabat eselon IV.

Kalau beberapa pekan lalu, puluhan pejabat eselon IIb, di jajaran Pemkot Palu telah dilantik, Kamis (19/1) sebanyak 568 pejabat eselon III dan IV kembali dikukuhkan.

Pejabat atas susunan kabinet superstar I itu, terdiri dari pejabat administrator eselon IIIa sebanyak 43 orang, pejabat administrator eselon IIIb sebanyak 101 orang, pejabat pengawas eselon IVa sebanyak 404 orang dan jabatan pengawas eselon IVb sebanyak 20 orang.

Menariknya, dalam perombakan susunan kabinet lama ke susunan kabinet baru yang disebut atau lebih dikenal dengan sebutan kabinet superstar itu, melahirkan atau berimbas terhadap 154 pejabat di lingkup Pemkot Palu yang terasingkan alias nonjob. Bahkan, ada juga sejumlah pejabat di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Palu yang dilakukan rotasi.

Misalnya jabatan Kabag Humas Pemkot Palu. Jabatan yang sebelumnya diisi Aspa, kini diduduki oleh Natan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu.

- Periklanan -

Sedangkan Aspa sendiri, menjabat jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu untuk mendampingi Dharma Gunawan.

Selain itu, posisi jabatan Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Pemkot Palu. Jabatan yang sebelumnya diduduki oleh Lela, kini digantikan oleh Akram, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Pariwisata Kota Palu. Lela sendiri menggantikan posisi Muhammad sebagai Kabag Keuangan Pemkot Palu.

Dikonfirmasi usai melantik rarusan pejabat tersebut, Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said menegaskan, bahwa ratusan pejabat di lingkup Pemkot Palu yang baru dilantik untuk mengisi jabatan yang ditempatkan, sudah dilakukan secara rasional atau sesuai dengan disiplin ilmu mereka masing-masing.

“Tak ada yang salah penempatan. Posisi penempatan jabatan mereka, itu pas dan telah sesuai disiplin ilmunya, sebagaimana proses yang telah dilewati,” kata Pasha. Menurut mantan vokalis Band Ungu itu, penempatan jabatan setiap pejabat yang baru dikukuhkan tersebut, telah dilakukan secara rasional, dan sesuai konteks kemampuan managerial.

“Pembentukan kabinet superstar ini, selain merujuk pada PP nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, kita juga mengembalikan atau menempatkan pejabat sesuai besiknya. Sebab, yang terjadi selama ini, misal seorang sarjana teknik, tapi dia ditempatkan di bidang kesehatan. Begitu pun sebaliknya,” ujarnya.

“Wali kota dan saya sendiri menilai, ada yang keliru terkait penempatan jabatan selama ini. Makanya digelar pantohir untuk diseleksi kembali para pejabat di Pemkot,” tuturnya.

Lebih menarik lagi, pria yang dikenal dengan sebutan Pasha itu, mengibaratkan kebinet yang baru dibentuknya, layaknya sebagai sepeda motor. Seluruh onderdil yang terpasang harus sesuai dengan tugas fungsinya masing-masing. Para pejabat yang baru dilantik tersebut, menurutnya bagaikan onderdil motor yang harus melaju.

“Yakinlah, telah berhari-hari wali kota dan saya sendiri setiap hari mengutak-atik, geser sana geser sini dalam rangka tune up kembali onderdil,” pungkasnya. (sur)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.