Pemkot Jamin Tidak Ada Ekosistem Terganggu di Hutan Kota

- Periklanan -

PALU – Pemerintah Kota Palu bersikukuh jika pemanfaatan dan penataan Taman Hutan Kota tidak melanggar aturan yang ada. Melalui Sekretaris Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Aspah, menjelaskan, bahwa yang dimaksud pemanfaatan lahan minimal 30 persen itu, bukan hanya di taman Hutan Kota melainkan seluruh ruang terbuka hijau di seluruh wiayah Kota Palu.
“Termasuk hutan kota yang ada itu merupakan bagian dari cakupan secara keseluruhan untuk 30 persen pemanfaatan ruang terbuka hijau,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat ditemui langsung diruangannya kemarin, Selasa (29/1).
Dan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu di lokasi Taman Hutan Kota, kata Aspah, benar-benar tidak menyalahi atas aturan yang sudah di sepakati bersama. “Kita membangun di sana sesuai dengan manfaat dan fungsinya, kita tidak mengganggu ekosistem yang ada di sekitar Hutan Kota, bahkan kita manfaatkan sumber daya alam yang ada untuk pemanfaatan yang baik, untuk ruang terbuka hijau dan edukasi masyarakat,” tuturnya.
Artinya, sambung Aspah, di lokasi hutan kota ini bukan acuan untuk melakukan perusakan alam atau taman hutan kota, sesuai dengan anggapan kebanyakan orang. “Di hutan kota kita banyak membuka ruang terbuka hijau dan edukasi publik nantinya, seperti membuka taman bacaan, penanaman pohon, ruang bemain, olahraga, kuliner dan lain-lainya,” ujarnya.
Termasuk tidak dengan menghilangkan habitat dari sekumpulan burung dan sejenisnya yang sudah lama berdiam di dalam lokasi hutan kota. “Satwa yang ada di dalamnya tetap seperti sebelumnya, dan mereka tidak ada terganggu dengan adanya pemanfaatan yang dibangun di lokasi hutan kota,” tuturnya.
Untuk di lokasi hutan kota juga, kata Aspah, pemanfaatan atas ruang terbuka hijau pun, sejauh ini belum di angka 20 persen dari luas wilayah hutan kota. “Pemanfataan ruang terbuka hijau kita juga belum sampai 20 persen kita lakukan di lokasi hutan kota,” jelasnya. (zal)
///Sebut Pembangunan Belum Sampai 20 Persen dari Luas Hutan Kota

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.