Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pemkab Sigi Perjuangkan Dana Kompensasi untuk Hutan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustras (@http://www.hln.be)

SIGI-Wakil Bupati (Wabup) Sigi Paulina SE MSi dalam kunjungannya ke India belum lama ini, dijadikan sebagai harapan baru dalam memperjuangkan dana kompensasi hutan, sebagaimana Sigi terpilih mewakili Indonesia dalam pertukaran pakar tingkat tinggi untuk mekanisme fiskal dan konservasi hutan.

Paulina mengatakan, India sudah lama membentuk lembaga yang fokus mengurus hutan dan sejak tahun 2015 lalu menerapkan kebijakan fiskal terkait kompensasi terhadap wilayahnya yang memiliki hutan. Di Indonesia sendiri selama ini masih memberi kompensasi kepada daerah yang memiliki laut, tapi belum untuk hutan.

Sementara sebagai cagar biosfer, daerah yang memiliki hutan berusaha menjaganya tanpa ada kompensasi. Ini jadi perjuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi. Dalam kunjungan tersebut kata Paulina, para pakar hutan Indonesia belajar cara merumuskan hitungan kompensasi itu ke India, dimana outputnya hasil kunjungan itu disusun bersamaan analisis yang kuat tentang pentingnya kompensasi itu.

“Nantinya setalah disusun, barulah akan disampaikan kepada pak Presiden yang kemudian diusulkan ke DPR RI. Kami melihat pemerintah pusat terus menunjukkan keberpihakan kepada daerah tanpa laut, tapi kaya hutan seperti Sigi. Selama ini kami merawat hutan tanpa biaya pusat, semoga ke depan bisa dialokasikan dana kompensasi itu,” harapnya.

Sementara itu lanjut Paulina, kemungkinan kompensasi tersebut nantinya berupa Dana Alokasi Umum (DAU) yang dapat dimanfaatkan untuk banyak kegiatan pelestarian hutan, hingga pemberdayaan masyarakat di kawasan hutan. Targetnya dapat memberi dampak ekonomi maupun sosial kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di areal hutan.

Dijelaskan Wabup Sigi, sekitar 74 persen wilayah Sigi masuk dalam kawasan hutan dengan berbagai status. Tentu ini kabar gembira apabila ada kompensasi bagi Pemda yang nantinya dapat dialokasikan kepada masyarakat setempat. Kunjungan ke India ini kata Paulina benar-benar memperjuangkan sesuatu untuk Sigi, bukan untuk sekadar jalan-jalan.

Untuk itu Pemkab Sigi membutuhkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat, yang berada di Kabupaten Sigi. Disamping itu juga lanjut Paulina, program Sigi Hijau yang merupakan salah satu program inovatif Pemkab Sigi juga akan terdorong dengan adanya kompensasi tersebut.

“Bupati dan saya berkomitmen akan terus berupaya agar nilai-nilai konservasi giat dilaksanakan dengan tetap berpihak kepada masyarakat, dimana hutan tetap terpelihara sambil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekelilingnya,” pungkasnya.(ndr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.