Pemkab Poso Akan Relokasi Sementara Pedagang Korban Kebakaran

- Periklanan -

POSO-Pemerintah kabupaten (pemkab) Poso akan melakukan relokasi sementara terhadap para pedagang korban kebakaran Pasar Tradisional Bersih Sintuwu Maroso (PTBSM) Poso yang terjadi pada Rabu (20/5) dinihari.

Relokasi akan dilakukan pada lokasi milik pemkab yang berada di seberang jalan depan pasar. Sebelum dilakukan relokasi, pemkab akan membicarakannya terlebih dahulu dengan para pedagang. Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Poso, Samsuri, saat meninjau lokasi kebakaran PTBSM yang berlokasi di kelurahan Kawua, Kecamatan Poso Kota Selatan (PKS). Disebut Wabup, relokasi dilakukan agar pedagang bisa kembali berjualan.

Sedangkan dipilihnya lokasi depan PTBSM sebagai tempat relokasi agar posisinya bisa tetap berdekatan dengan pasar induk, sehingga mudah dibenahi dan ditertibkan.

“Ya otomatis pemerintah kabupaten akan mencarikan tempat sementara bagi mereka (pedagang korban kebakaran) agar bisa tetap bejualan atau berdagang pasca musibah ini terjadi. Kita akan pindahkan mereka di dekat-dekat sini, itu lokasi de depan pasar,” jelas Wabup Samsuri pada Radar Sulteng di lokasi kebakaran.

Wabup tiba di TKP kebakaran sekitar pukul 06.00 Wita. Dia langsung berjalan kaki meninjau semua tempat dan sudut los pasar yang terbakar didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag), Rama Tandawuya.

- Periklanan -

“Kita relokasi atau pindahkan mereka sembari menunggu pemerintah membersihkan puing-puing material bangunan yang terbakar,” ungkap Wabup.

Menurut Wabup, langkah awal yang akan dilakukan pemkab adalah membersihkan barang atau material kebakaran di lokasi. Setelah dibersihkan akan dilakukan upaya perbaikan darurat terhadap los PTBSM yang terbakar.

“Kalau perbaikan permanennya tentu belum bisa dilakukan secepatnya karena butuh anggaran besar. Karenya, langkah pertama adalah membersihkan lokasi dan memperbaikinya secara darurat atau sementara,” tandas Wabup. “Saat kita bersihkan dan nanti di perbaiki itulah, pedagang korban kebakaran kita tempatkan sementara berjualannya dilokasi depan pasar,” sambungnya menjelaskan.

Terkait penyebab kebakaran dan jumlah los pasar yang terbakar, Wabup Samsuri dan Kadis Rama belum bisa memastikannya.

Diketahui, PTBSM Poso terletak di Kelurahan Kawua Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, terbakar, Rabu (20/5) dinihari sekitar pukul 02.30 wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena tidak ada aktivitas di dalam pasar sebab masyarakat sedang tidur lelap.

Informasi yang dihimpun, kebakaran kali pertama diketahui dari bagian dalam pasar. Namun tidak diketahui pasti dari bagian mana karena pasar tradisional pengganti pasar sentral Poso yang lokasinya di jadikan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) tersebut tidak dihuni atau ditinggali warga pedagang saat malam hari dan jauh dari hunian penduduk. Karena jauh dari pemukiman, api pun merambat dengan cepat membakar dengan cepat bangunan pasar yang sebagian besar terbuat dari papan. Titik kebakaran berada dibagian barat bangunan pasar yang 80 persen merupakan los penjualan pakaian dan aksesoris.(bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.