Pemkab Buol Terkesan Tertutup Tak Pernah Ungkap Dana Penanganan Covid-19

- Periklanan -

BUOL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol diduga selama ini sangat tertutup tentang masalah ketersediaan pagu anggaran penanganan Covid-19, tahun 2020 dan 2021, baik bersumber dari APBD Kabupaten maupun bantuan dari APBN.

Seperti halnya, sebernarnya berapa nilai pagu anggaran penanganan Covid-19 yang telah dialokasikan oleh Pemkab Buol, baik yang bersumber dari APBD Buol maupun bantuan dari APBN. Kemudian, berapa jumlah yang telah direalisasikan kepada sejumlah OPD teknis, seperti Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli Buol termasuk OPD lainnya dan Satgas Covid-19.

Karena sejak awal penanganan Covid-19 yang mewabah di daerah itu, hingga saat ini Pemkab Buol tidak pernah menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat melalui media massa, sebagai wujud tanggungjawabnya dalam proses pengelolaan anggaran Covid-19 secara lebih transparan kepada masyarakat.Bukan hanya dikonsumsi sendiri oleh tim Satgas Covid-19, karena ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan di tengah publik.

- Periklanan -

Sumber Radar Sulteng mengatakan, tidak adanya informasi terbuka terkait masalah tersebut, akhirnya melahirkan sebuah teka teki dengan beragam pertanyaan yang sulit untuk dijawab.

SemDikonfirmasi, Direktur RSUD Mokoyurli Buol dr. H. Ariyanto S. Panambang menyatakan, tidak mengetahui persis total anggaran penanganan Covid-19. “Jika bapak membutuhkan informasi dan data sebaiknya bapak koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Inssallah ada disana, “ujar Ariyanto menjawab pertanyaan media ini melalui aplikasi WhatsAPP (WA)-nya.

“Nah untuk menghindari munculnya pertanyaan pertanyaan seperti itu dari masyarakat, jauh sebelumnya mestinya pihak Pemkab Buol perlu membuka diri untuk menyampaikan informasi secara lebih transparan. Jujur, selama ini pihak Pemkab Buol hanya lebih terbuka tentang data jumlah orang yang terpapar virus Covid-19. Tetapi, kalau masalah anggaran Pemkab sangat sangat tertutup. Padahal ini uang milik rakyat, kok ditutup-tutupi, ” ujar sumber itu.

Ketika ditanya, kalau untuk Rumah Sakit sendiri, berapa jumlah keseluruhan yang telah dialokasikan tahun 2020 dan berapa yang sudah direalisasikan untuk penanganan Covid ? Kembali, Direktur RSU Ariyanto, justru memilih diam, dan tidak membalas pertanyaan tersebut hingga berita ini naik cetak.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.