Pemkab Buol, Anggota DPRD, dan Gubernur Sulteng Bahas Tapal Batas Provinsi

- Periklanan -

PALU-Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf, dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Buol, H. Abdullah Batalipu bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol beraudience dengan Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura di ruang kerja Gubernur, Selasa (22/6).

Selain Wabup Buol, anggota DPRD Sulteng Drs. H. Zainal Daud, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Buol dan Tolitoli, ikut bertatap muka dengan Gubernur Rusdy Mastura. DPRD kata Zainal Daud sangat berkepentingan dengan persoalan tapal batas, yang saat ini Sulteng dalam posisi dirugikan, karena ada sebagain wilayah (transmigrasi) sudah terambil ke wilayah Provinsi Gorontalo, pasca ditandatanganinya perjanjian tapal batas baru-baru ini di Kemendagri.

“ Yah saya baru saja mengikuti rapat bersama Gubernur Sulteng bapak Haji Rusdy Mastura, di ruang kerja Gubernur. Dalam pertemuan itu, hadir bapak Wakil Bupati Buol Haji Abdullah Batalipu, “ terang Zainal daud kepada Radar Sulteng.

- Periklanan -

Pertemuan yang dilangsungkan pukul 14.00 Wita, mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulteng H. Rusddy Mastura. Rencana aksi dari hasil pembicaraan ini adalah Gubernur Sulteng, Pemkab Buol (Wabup) bersama pimpinan OPD terkait, serta dari DPRD Sulteng (Zainal Daud) akan berangkat ke Jakarta pada Senin 28 Juni 2021 bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian, guna membahas tapal batas yang terlanjur ditandatangani oleh Kepala Biro (Karo) Pemerintahan Pemprov Sulteng, Drs. Arfan, atas nama Gubernur sebelumnya hingga memantik protes dari Pemkab Buol dan DPRD Sulteng karena tidak dilibatkan dalam pertemuan hingga melahirkan penandatanganan.

Dalam pertemuan kemarin dengan Gubernur Rusdy Mastura, melahirkan sebuah surat yang ditujukan kepada Mendagri Tito Karnavian untuk membatalkan surat keputusan sepihak tentang tapal batas Provinsi Sulawesi Tengah dengan Provinsi Gorontalo yang “diotaki” oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

“ Alhamdulillah, setelah audience dengan Gubernur Sulteng, Bupati Buol, Wakil Bupati Buol, dan DPRD Sulteng. Gubernur membuat surat ke Kemendagri untuk membatalkan keputusan sepihak oleh Gubernur Gorontalo tentang tapal batas Sulteng-Gorontalo dan ditindaklanjuti untuk audence dengan Mendagri di Jakarta pada hari Senin. Gubernur didampingi Pemda Buol dan DPRD Provinsi, “ kata Zainal Daud, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulteng.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.