Pembobolan Brankas Kembali Marak, Waspada!

- Periklanan -

Anggota tim Inafis Polres Palu melakukan olah TKP di Kantor PT Korfit Bala Trans, Rabu (26/7) di jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan. (Foto: Wahono)

PALU Kasus pembobolan Brankas mulai marak di wilayah Hukum Polres Palu, seperti yang terjadi pada Rabu (26/7) yang disertai dengan pembongkaran satu unit Brankas penyimpanan uang di kantor PT Diva Indo Sulawesi, Jalan Gusti Ngurah Rai Nomor 22 dan di Kantor PT Korfit Bala Trans di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 61A Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, dengan jumlah kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kejadian di PT Diva Indo Sulawesi, berawal dari pukul 07.30 wita. Saat itu, petugas kebersihan atau Office Boy (OB), inisial EG (22) baru tiba. Dia mendapati gembok pintu utama Ruko sudah tidak ada. Kemudian datang satu orang pramuniaga PT Diva Indo Sulawesi, inisial EP (21)  yang mendapati gembok pintu sudah ada di bawah samping Ruko, kemudian mereka menghubungi FI (32), Kepala kepegawaian untuk memberitahukan bahwa kantor dibongkar orang tak dikenal.

Setelah itu, mereka melakukan pengecekan ke dalam kantor dan mendapati barang sudah berhamburan. Semua pintu di tiap ruangan rusak dan sebuah brankas tempat penyimpanan uang dibongkar. Untuk jumlah uang dan barang yang diambil tidak ada, karena brangkas dalam keadaan kosong. Kerugian hanya bersifat kerusakan pada semua pintu kantor.

Sementara kejadian di PT Korfit Bala Trans, juga hampir sama. Pelaku merusak pintu sorong yang ada di kantor tersebut. “Pelaku rusak gembok depan, namun pintu geser yang terkunci, tidak dirusak sama sekali,” ungkap Tim Inafis saat olah TKP.

- Periklanan -

Terdapat dua ruangan yang disasar oleh pelaku di perusahaan itu. Kedua ruangan yang diobrak-abrik hanya barangnya. Pencuri seolah tidak melirik barang elektronik seperti Laptop dan lainnya, dan pada satu ruangan tepatnya di ruangan Direktur PT Korfit Bala Trans, terdapat brankas yang dirusak pelaku. “Lama mereka kerja (membuka) brankas ini, sampai rusak karena mereka hantam brankas dengan alat tumpul sampai penyok,” Kata tim Inafis.

Pelaku berhasil mengambil Mata Uang Asing dengan nominal sejumlah Rp25 Juta, uang Cash Rp10 juta, Speaker  Rp7,5 Juta, Jam Tangan senilai Rp2,5 Juta, dan Cincin Emas Rp5 juta. Dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. Dengan melihat gerak gerik pelaku pembobolan brankas yang sedang marak di Kota Palu, Polres Palu mengatakan bahwa ini dilakukan oleh Oknum yang telah mengincar tempat yang menyimpan brankas tersebut.

“Melihat TKP sebelumnya pembobolan brankas terjadi saat akan pencairan gaji karyawan. Namun untuk para pelaku ini, memang dari orang luar kantor tersebut, dengan telah mengintai sebuah Ruko. Misalnya yang diketahui didalamnya ada sebuah brankas, itulah yang dimanfaatkan pelaku,” ungkap Kanit Krimum Polres Palu, Ipda Bafadal.

Seperti yang terjadi, Rabu kemarin (26/7) di dua TKP dengan waktu yang berbeda dan tempat yang berbeda dengan model kasus yang sama yaitu pembobolan brankas. “Sementara yang di kantor PT Korfit Bala Trans, dalam brankas tersebut berisi uang dan barang sejumlah Rp50 Juta, dan untuk TKP pertama PT Diva Indo Sulawesi, kami belum ketahui totol keseluruhannya yang berhasil diambil pelaku,”  Kata dia.

Sementara Polres Palu melalui Sat Reskrim mengimbau kepada masyarakat yang notabene memiliki usaha yang menggunakan brankas, harus waspada dan berhati-hati serta harus melakukan penjagaan di setiap kantor yang di dalamnya ada barang yang berharga. “Kami mengimbau agar masyarakat yang memiliki usaha dan menggunakan brankas perlu berhati-hati. Kalau bisa simpan barang tersebut di tempat yang lebih aman dengan penjagaan,” pungkasnya.(who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.