Pembebasan Lahan menuju Jembatan V Segera Rampung

- Periklanan -

PALU – Rencana pembangunan Jembatan V yang akan menghubungkan Jalan Anoa II Tatura Selatan menuju Kelurahan Nunu sudah menemui titik terang. Pasalnya, sebagian warga telah mau untuk merelakan lahan dan bangunannya untuk dibebaskan, guna pelebaran jalan menuju jembatan tersebut.

Lokasi yang akan dibebaskan untuk pembangunan jembatan V Palu. (Foto: dokumen Radar Sulteng)

Menurut Lurah Tatura Selatan, Zamrud masyarakat yang memiliki bangunan dan tanah di sepanjang Jalan Anoa II sudah sepakat dengan harga yang ditawarkan oleh Pemkot. Harga untuk lahan yang diganti oleh Pemerintah pun senilai Rp900 ribu permeter. Saat ini, sudah ada 53 petak lahan milik warga yang telah dibebaskan oleh Pemerintah Kota.

- Periklanan -

“Beberapa hari yang lalu sekitar 53 kavling sudah selesai dibayarkan kepada masyarakat dan sisanya empat puluh lagi yang akan segera dibayarkan,” ungkapnya ditemui Selasa (9/1) kemarin.

Dia juga mengungkapkan, sekitar empat puluh petak tanah yang belum dibayarkan kepada masyarakat itu disebabkan para pemilik lahan tersebut masih berada di luar kota sehingga masih menunggu pemilik lahan kembali agar bisa segera bertemu dengan Pemerintah Kota dan kelurahan untuk melengkapi segala administrasi pembebasan lahan dan pembayaran tanah yang terkena dalam pelebaran Jalan Anoa II. “Rencana sesegera mungkin kami akan menyelesaikan pembebasan lahan dan pembayaran tanah kavling kepada warga yang lahannya terkena dalam pelebaran Jalan Anoa II itu,” ucap Zamrud.

Zamrud pun mengimbau kepada seluruh masyarakatnya yang masih ada di luar kota kemudian lahannya yang terkena pelebaran Jalan Anoa II maka segera mengurus berkas kepemilikan tanah (alas hak) di Kantor Kelurahan Tatura Selatan. “Warga masyarakat yang belum menyetor alas hak pada Jalan Anoa II yang masuk dalam pembebasan Lahan tersebut kemudian masih berada di luar kota agar konfirmasi ke kelurahan,” tandasnya. (cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.