Pembangunan Hutan Kota Tahap Kedua Segera Dikerjakan

- Periklanan -

Dua pekerja sedang melakukan pengerjaan di kawasan pembangunan hutan kota pada tahap I, beberapa waktu lalu. (Foto: Mugni Supardi)

PALU- Proyek pengerjaan taman hutan kota yang terletak di jalan Bukit Jabal Nur, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu akan segera dikerjakan tahap II.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melalui Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Satker Pengembangan Kawasan dan Permukiman Sulteng, Zulfikar mengungkapkan bahwa pekerjaan tahap kedua untuk pengerjaan di taman hutan kota akan segera kembali dikerjakan.

“Sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tertanggal 9 Maret yang lalu, menghasilkan suatu kesimpulan bahwa rencananya taman hutan kota akan segera kembali dikerjakan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya kepada Radar Sulteng saat ditemui di ruangannya kemarin (19/3).

Pengerjaan untuk tahap kedua ini, akan dikerjakan selama enam bulan ke depan dari bulan ini. Dengan anggaran yang sudah tersedia, dari anggaran secara keseluruhan untuk pembangunan hutan kota Palu.

“Anggaran untuk tahun ini yang diberikan kurang lebih Rp5 miliar, dan anggaran Rp5 miliar dipergunakan untuk pengerjaan tahap kedua,” sebutnya.

- Periklanan -

Sementara jumlah total keseluruhan anggaran pengerjaan taman hutan kota sebesar Rp200 miliar lebih. Dan dari itu, setelah dari tahap pengerjaan kedua selesai, tahap selanjutnya akan kembali dikerjakan, dan disesuaikan pula nanti dengan besaran anggaran yang diberikan.

“Untuk anggarannya kita belum tahu, sementara masih fokus dengan tahap kedua,” bebernya.

Ditahap kedua ini juga, beberapa pekerjaan pembangunan taman hutan kota akan dikerjakan, yakni membangun pasar seni, membangun perlengkapan jualan, membangun kelengkapan toilet, kelengkapan parkir, dan kelengkapan sanitasi.

“Dengan rencana mempekerjakan 100 orang tenaga kerja,” kata Zulfikar.

Pengerjaan untuk tahap kedua juga, selain dari Satker Pengembangan Kawasan dan Pemukiman Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Pemerintah Kota (Pemkot) Palu pun juga terlibat dalam pekerjaan. Dengan tanggung jawab atas pekerjaan masing-masing yang sudah diberikan.

“Kalau tidak salah lebih besar anggaran Pemkot Palu untuk pengerjaan tahap kedua ini, sekitar Rp20 miliar,” ujarnya.

Karena membangun hutan kota Palu, bukan hanya tanggung jawab dari Satker Pengembangan Kawasan dan Pemukiman Provinsi Sulteng, melainkan juga ada pihak lain yang juga ikut terlibat dalam pembangunan hutan kota Palu. “Yakni Pemkot Palu,” tutupnya.(cr7)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.