Pembacok Pasutri di Sigma Penyewa Mobil Rental

- Periklanan -

PALU- Seorang guru dan Pegawai negeri Sipil (PNS) menjadi korban pembacokan di Jalan Sigma tepatnya di depan Alfamidi, Sabtu (15/2) sekitar pukul 22.40 wita.

Kejadian tersebut bermula saat korban dan pelaku saling mendahului saat melintas jalan Sigma menggunakan kendaraan mobil hingga saling adu mulut dan akhirnya bertengkar dan membuat korban mengalami luka bacok mengenai pipi kiri dan kedua tangan korban yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri). Saat ini kasus ini telah dilaporkan ke Polres Palu.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng bahwa pembacokan di Jalan Sigma tepatnya didepan Almamidi sigma, hari Sabtu, 15 Februari 2020 sekitar pukul 22.40 wita.

Korban bernama Farfar Madina Bouti SPd seorang PNS di Balitbangda Provinsi Sulawesi Tengah. Korban Fartar mengalami luka bacok di bagian pipi kiri, dan kedua tangan, dan Nurnaningsih Mile SPd (istri dari Farfar) guru SDN 1 Palu yang mengalami luka sabetan di jari telunjuk sebelah kanan.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng, peristiwa itu berawal dari saling mendahului di sekitar traffic light Jalan Soekarno Hatta- Sisingamangaraja (Sigma) antara mobil korban dan mobil pelaku, hingga berlanjut saling adu mulut di jalan. Korban yang mengendarai kendaraan Rush DN 1493 NH kemudian menepikan kendaraannya di depan Alfamidi Jalan Sigma, disusul oleh pelaku.

Kemudian korban dan pelaku turun dari kendaraan masing-masing dan terjadi perdebatan, kemudian teman pelaku turun dari mobil dan memberikan parang kepada pelaku, dan pelaku langsung menebas korban sebanyak 3 kali, mengenai pipi kiri dan kedua tangan korban. Tidak sampai disitu pelaku menebas jari telunjuk istri korban, yang saat itu hendak melindungi suaminya dengan cara memeluk korban.

Saksi mata Ilham menyampaikan, pada saat pelaku membacok korban, kemudian para pelaku langsung naik kendaraannya dan kabur.

- Periklanan -

“Saya sempat membututi kendaraan pelaku dan terlihat melaju kearah Jalan Juanda dan terakhir terlihat di belakang Mall Tatura Palu,” tuturnya.

Menurut saksi kendaraan roda empat pelaku jenis, Avanza warna putih, ciri-ciri lampu belakang sebelah kiri pecah. “Kendaraan yang digunakan pelaku sudah diidentifikasi merupakan mobil rental,” kata salah sumber di Polres Palu yang enggan disebutkan namanya.

Dan pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 sekitar jam 20.30 wita, Tim Resmob Polres Palu telah mengamankan  pelaku penganiyayaan yg bertempat di pantoloan  kec.palu utara. Kota Palu dengan identitas, Ramang wirawan, berdasarkan No.LP-B /143/ II / 2020 /Sulteng / Resort palu/ Tanggal 16 Februari 2020

Tindak pidana penganiyayaan yang terjadi di jalan sisinga mangaraja kota palu,kemudian selanjutnya tim resmob mendatangi TKP penganiyayaan dan rumah sakit wira buana untuk mencari informasi sehubungan dengan pelaku dari penganiyayaan tersebut.

Dari hasil interogasi terhadap korban saksi-saksi di sekitar tempat kejadian, pelaku penganiyayaan menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih lengkap dengan nomor polisinya.

Mendapat informasi tersebut kemudian tim melakukan penyelidikan terhadap pemilik mobil tersebut, sehingga didapatkan info bahwa pemilik mobil tersebut beralamat di Jalan Cempedak Kota Palu. Berdasarkan info tersebut kemudian aparat kepolisian langsung mendatangi pemilik kendaraan tersebut, sehingga didapatkan keterangan bahwa tersebut oleh pemiliknya direntalkan.

Tim Polres Palu kemudian mendatangi alamat dan melakukan interogasi terhadap penyewa mobil rental bernama Ramang Wirawan dan membenarkan telah melakukan penganiyayaan di Jalan Sisingamangaraja Kota Palu. Berdasarkan keterangan tersebut pelaku Ramang Wirawan diamankan di kantor Polres Palu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan pihak Kepolisian Resort (Polres) Palu belum memberikan keterangan resmi terkait dengan kasus pembacokan dua warga ini. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.