Pelakunya Pencuri Mobil Pascabencana Masih Diburu ke Sulbar

- Periklanan -

PALU –  Jajaran Satreskrim Polres Palu masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian mobil dan barang elektronik yang terjadi di Jalan Raden Saleh, Kota Palu. Meski barang bukti mobil jenis Kijang Inova sudah diamankan, namun pelakunya belum diketahui rimbanya dan masih diburu ke Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Esti Prasetyo Hadi dikonfirmasi Radar Sulteng, membenarkan adanya barang bukti Mobil Inova yang diduga kuat hasil kejahatan. ‘’Sedang proses sidik dan masih penyelidikan siapa pelakunya,’’ kata Kasat Esti Prasetyo Hadi, kemarin (16/1).

Data yang diperoleh Radar Sulteng menyebutkan, kasus pencurian mobil Kijang Inova DN 1714 NY dan barang elektronik sebenarnya terjadi pada 30 September 2018 atau setelah Kota Palu dan sekitarnya dilanda musibah gempa Bumi 7,4 SR.

Saat kejadian, diduga rumah lagi kosong karena ditinggal pemiliknya mengungsi ke luar kota. Sebulan kemudian pada 24 Oktober, oleh Korban Yulmartini kasusnya dilaporkan ke Polres Palu.

- Periklanan -

Selain melaporkan ke Polres Palu, kasus pencurian mobil juga dilaporkan ke Samsat Palu untuk pemblokiran mobil yang hilang tersebut. Setelah setahun lebih dinyatakan hilang, akhirnya mobil Kijang Inova DN 1714 NY diamankan di Samsat Palu setelah pembeli mobil hendak memperpanjang surat-surat kendaraan bermotor, belum lama ini. ‘’Informasinya Samsat Palu yang amankan dan diserahkan ke Polres Palu,’’ jelas sumber Radar Sulteng.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulteng, Kompol Hasanuddin dikonfirmasi Radar Sulteng, kemarin juga membenarkan adanya barang bukti mobil jenis Kijang Inova diserahkan ke Polres Palu. ‘’Untuk jelasnya, silahkan konfirmasi ke Polres Palu. Kewajiban kami untuk memblokir Ranmor yang diduga hasil kejahatan,’’ terang Hasanuddin.

Masih menurut sumber Radar Sulteng, mobil yang diduga hasil kejahatan diperoleh informasi sudah beberapa kali pindah tangan alias diperjualbelikan. Pasalnya, mobil tersebut saat hilang lengkap dengan STNK dan BPKB.

Untuk mengungkap pelakunya, penyidik Reskrim Polres Palu dituntut keseriusan mengingat lokasi penjual terakhir mobil tersebut berada di wilayah Sulawesi Barat. (who/lib)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.