alexametrics Pelaku Usaha Sulteng Terbantu Adanya POJK 11 – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pelaku Usaha Sulteng Terbantu Adanya POJK 11

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 (POJK 11) segera direspon oleh Industri Jasa Keuangan (IJK) Sulteng, dengan segera melakukan relaksasi kredit kepada perusahaan terdapat covid-19. Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Rahmat Abdul Haris saat memberikan sambutan dalam acara webinar OJK beberapa waktu lalu mengatakan, Industri jasa keuangan sejak Maret telah memberikan respon baik terhadap keadaan pandemi covid-19, dimana ada regulasi dilahirkan oleh OJk memberikan arahan dalam bentuk peraturan.

“Dimana kami dari IJK segera melakukan relaksasi terhadap perusahaan yang terkena dampak covid-19,” sebutnya
Menurut Rahmat Abdul Haris arahan dari OJK sangat jelas yaitu, melakukan restrukturisasi kredit, memberikan kelonggaran-kelonggaran pembayaran bunga, angsuran kepada pelaku usaha yang terkena dampak langsung pandemi covid-19.

“Alhamdulillah respon cepat, aturan baik, akhirnya pada hari ini kita bisa menikmati bahwa OJK dapat jalan bersama para pelaku usaha bergandengan tangan melakukan kegiatan bersama,” tuturnya

Rahmat Abdul Haris menambahkan, menurut data di Industri ekonomi Indonesia saham-saham yang ada di Industri keuangan perbankan sebagai penggerak dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. sehingga pihaknya menganggap POJK 11 banyak sekali manfaat yang dirasakan dalam merespon keadaan covid-19.

Di Sulteng sendiri dari perbankan khususnya dari Bank Sulteng telah menyiapkan dan merespon produk-produk apa saja yang dapat segera diberikan kepada pelaku usaha agar bangkit.

Karena ada satu sektor yang harus didukung segera yaitu sektor ketahanan pangan, sehingga Bank Sulteng mengeluarkan produk searah dengan ketahanan pangan yaitu memberikan bantuan kepada produksi kacang tanah di Kabupaten Sigi.

“Sampai saat ini sudah berjalan baik,dan kami akan lanjutkan karena ini merupakan opteker, bahkan seluruh produksi telah siap diambil,” ucap Rahmat Abdul Haris. Selain itu di Kabupaten Banggai, Bank Sulteng telah menyalurkan kredit khusus petani sawah, 200 hektar siap diluncurkan ditahap kedua dalam bentuk kredit melati. (umr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.