Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pelaku Pembunuhan Jalan Gunung Lali Diminta Dihukum Mati

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ipin Manggarai (Pelaku) saat memeragakan pembunuhan terhadap korban yang juga istri sirinya, pada rekonstruksi yang digelar Jumat (7/7) di ruang Baruga Mapolres Palu. (Foto: Wahono)

PALU – Kepolisian Resor Palu (Polres) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Sumiati (40), yang ditemukan tewas dalam kamar di rumah orangtuanya di Jalan Gunung Loli, Lorong V, Kelurahan Birobuli Utara, Kota Palu, beberapa waktu yang lalu.

Korban ditemukan ibu kandungnya, Salasiah (65), dengan kondisi berlumuran darah, sekitar pukul 17.00 Wita.

Proses rekonstruksi mendapatkan pengawalan ketat dari anggota dari Reskrim Polres Palu, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Willian Harbensyah SIK. Saat itu tersangka yang juga suami siri korban bernama Ipin Manggarai (40) memperagakan adegan demi adegan, pada rekonstruksi yang digelar di Baruga Mapolres Palu.

Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Willian Harbensyah SIK mengatakan, dalam rekonstruksi ini penyidik menghadirkan lima saksi, termasuk ibu kandung korban Salasiah (65) yang pertama kali menemukan pelaku saat membunuh korban. Sementara keempat saksi lainya, merupakan keluarga korban yang juga pada saat kejadian berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dalam rekontruksi, tersangka memperagakan 25 adegan yang dimulai saat tersangka bersama Korban dan juga kedua anaknya, berkunjung ke rumah orang tua korban, yang saat ini juga sebagai saksi, hingga korban melakukan aksinya,” ungkapnya usai menggelar rekonstruksi, Jumat (7/7) di ruangan Baruga Mapolres Palu.

Dari semua adegan yang dilakukan tersangka, yang menjadi perhatian petugas serta warga yang melihat langsung rekonstruksi itu, adalah adegan ke-16, saat dimana tersangka Ipin Manggarai (40), tega menghabisi wanita yang tidak berdaya tersebut, yang tidak lain adalah istrinya sendiri, dengan 29 luka tusukan menggunakan sebuah parang. “Jadi pelaku membunuh korban pada adegan ke-16, dengan menggunakan parang yang ada di bawah meja dalam kamar tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Palu.

Sebelum adegan penikaman itu, tersangka memperagakan asal mula kenapa tersangka tega menikam wanita yang seharusnya dilindunginya tersebut, dari adegan sebelumnya tersangka meminta rokok kepada korban dan korbanpun telah memberikan sebungkus rokok kepada tersangka. Setelah itu, tersangka sempat menghisap rokok sambil menonton televisi. Saat itulah tersangka melihat korban tertidur dalam kamar. Pelakupun masuk ke kamar dan hendak membangunkan korban. Namun korban tidak terbangun, entah apa yang ada dipikiran tersangka saat itu, hingga tersangka mengambil parang di bawah meja dan langsung menikam wanita malang itu secara berulang-ulang.

Korban sempat berontak dan terjatuh ke lantai kamar dengan kondisi tertelungkup, bukannya berhenti menikamkan parangnya, tersangka malah terus menghujani tubuh istrinya di bagian belakang hingga korban tak berdaya, dan tewas di tempat kejadian. Saat melakukan adegan demi adegan itu, tersangka Ipin Manggarai terlihat santai dan sesekali terlihat tersenyum, hingga Ibu kandung korban menangis menahan emosi. “Saya mau dia (Pelaku,Red) dihukum mati, dia jahat sama anak saya,” ungkap Salasiah.

Kasat Reskrim mengungkapkan, dikarenakan status antara pelaku dan korban bukan pasangan suami istri yang sah secara hukum alias nikah siri, pelaku kami jerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. “Tersangka dikenakan pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandasnya.(who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.