Pelaku Pembacokan Anak TNI Masih Diburu

- Periklanan -

Wahyu Indra, korban pelaku begal di Jalan Ahmad Yani Lorong IV sedang dalam perawatan di RS Wirabuana Palu, Rabu (12/7). (Foto: Wahono)

PALU- Kepolisian Resor (Polres) Palu bersama Polsek Palu Timur, masih melakukan pengejaran terhadap pelaku begal yang membacok korban Wahyu Indra (22), warga Jalan Ahmad Yani Lorong IV.

Kejadiannya Selasa (11/7) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita di depan rumah korban. Korban notabene anak anggota TNI yang saat ini bertugas di Manado, Sulawesi Utara.

Atas kejadian itu, Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung memerintahkan jajaran Polres Palu terutama Reskrim untuk bekerja sama dengan Polsek Palu Timur dalam mengungkap pelaku begal anak TNI.

Terlihat saat Kapolres Palu mendatangi Polsek Palu Timur, Rabu (12/7) lalu. Christ meminta agar penyelidikan polsek bersama Polres Palu mengambil rekaman CCTV yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), baik saat masuk maupun  keluar Jalan Ahmad Yani Lorong IV.

- Periklanan -

Informasi yang dihimpun koran ini, korban Wahyu adalah anggota Remaja Masjid (Risma) yang berada tidak jauh dari rumahnya. Bahkan Wahyu dikenal oleh Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi.

“Korban ini sering bertemu Kapolda Sulteng saat pergi menunaikan salat yang lokasinya tidak jauh dari kediaman Kapolda,” ungkap seorang anggota Polres Palu yang enggan disebutkan namanya kepada Radar Sulteng kemarin (15/7).

Sementara Kasat Reskrim Polres Palu AKP Willian mengatakan, untuk kasus ini masih ditangani Polsek Palu Timur. Pelaku pembacokan terhadap Wahyu masih terus diupayakan untuk diungkap. Dan Kasat Reskrim Jumat (14/7) lalu telah mengumpulkan seluruh anggota Reskrim, baik dari Polsek Palu Timur dan anggota Buser, untuk bergerak cepat mengungkap masalah ini. “Semua CCTV sudah kami ambil untuk mencari tahu ciri-ciri pelaku,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, awalnya korban bersama temannya bernama Rian Riski, sedang duduk-duduk depan rumah. Mereka sempat melihat ada dua sepeda motor lewat berulang kali di depan rumah. Tidak lama kemudian satu unit sepeda motor yang dikendarai oleh dua pelaku, langsung menghampiri korban. Salah satu pelaku turun dari motor dengan membawa sebilah parang. Saat melihat pelaku membawa parang, korban dan temannya lari untuk menyelamatkan diri.

Namun, korban semppat terjatuh saat hendak berlari. Di situlah kesempatan pelaku membacok korban berulang kali, sehingga korban mengalami luka bacok di bagian betis kiri, tumit kiri, dan jari manis kaki bagian kiri.

Setelah membacok korban, pelaku sempat mendorong sepeda motor milik Rian Riski (teman korban). Namun korban dan temannya berteriak yang mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian. Warga pun terjaga dan berusaha mengejar pelaku. Namun pelaku berhasil melarikan diri.(who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.