Pelaku Curas dan Percobaan Pemerkosaan Diringkus

- Periklanan -

Ilustrasi (@Daenk Iwank)

PALU – Kepolisian Resor (Polres) Palu berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) dan percobaan pemerkosaan yang terjadi sekitar 3 minggu lalu di Jalan S. Parman, Kota Palu. Pelaku yang masih berusia di bawah umur, yakni FK (15), mencoba melakukan percobaan pemerkosaan terhadap NM.

Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung mengatakan, pelaku FK ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP-B/756/IV/2017/Sulteng/Resor Palu, tertanggal 11 April 2017. Di mana kronologis kejadiannya yakni pada Selasa (11/4), sekitar pukul 13.30 wita, ibu korban, IL, pulang ke rumah di Jalan S. Parman. Saat membuka pintu, anaknya NM yang kala itu berada di rumah, seraya menangis kemudian langsung memeluk ibunya. “Kaget melihat anaknya menangis, Ia langsung menanyakan kepada anaknya apa yang terjadi,“ ungkap Kapolres, Rabu (3/5) di ruang kerjanya.

Kepada ibunya, NM menceritakan bahwa dia didatangi orang yang tidak dikenal (OTK). OTK tersebut langsung mengikat tangannya dan menutup mulutnya. Kemudian mengambil 1 unit laptop Acer 14 Inch warna silver, 1 unit HP Samsung galaxy grand prime warna putih, dan uang tunai sekitar Rp700 ribu. ttotal kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp8.200.000.

- Periklanan -

“Saat melakukan pencurian di dalam rumah, karena melihat anak perempuan hanya sendiri di rumah, dan telah diikat tangan korban, pelaku mau berusaha melakukan pemerkosaan kepada korban ini, akan tetapi tidak jadi. Karena korban terkena menstruasi,” jelas Christ R Pusung.

Saat ini pelaku FK telah diamankan di Polres Palu dan sedang dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. ”Kami sudah tangani kasusnya yaitu masuk dalam kasus Curas dan percobaan pemerkosaan,“ kata dia.

Selanjutnya, mantan Kapolres Tolitoli ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palu agar tidak menjadi pelaku tindak pidana apapun. Dia juga berharap kepada masyarakat di Kota Palu agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam memberantas pelaku kejahatan yang ada di kota teluk ini.

“Bagi orang tua juga diimbau agar mengawasi dan membina anak-anaknya dengan baik agar tidak terjerumus dalam hal-hal negative/perilaku yang menyimpang yang dapat mengakibatkan akan berurusan dengan kepolisian,” imbaunya. (cr3)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.