Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Ditangkap, Motor Bisa Dilihat di Polres Palu

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

HASIL CURIAN: Puluhan sepeda motor hasil curian berhasil diungkap Satreskrim Polres Kota Palu dari kedua pelaku curanmor HD dan DD. (Foto: Humas Polres Palu)

PALU – Dua pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) yang paling dicari polisi, akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Kota Palu, dua pekan lalu, Selasa dinihari (24/1) sekitar pukul 03.30 wita. Dalam penangkapan itu, Polisi berhasil mengamankan 34 unit sepeda motor dari tangan kedua pelaku. Bahkan dua penadah sepeda motor hasil kejahatan kedua pelaku, ikut pula diamankan Polisi.

Kedua pelaku yang  ditengarai merupakan jaringan Curanmor antar Kabupaten di Sulawesi Tengah tersebut ditangkap di lokasi yang berbeda. Pelaku HD (28) yang belakangan diketahui merupakan warga Desa Terbagi Besar Provinsi Lampung ditangkap dari persembunyiannya di sebuah rumah kontrakan di Jalan Manimbaya Kelurahan Tatura Utara Kecamatan Palu Selatan.

Sementara pelaku DD yang masih berusia 24 tahun, ditangkap di tempat tinggalnya di Jalan Tombolotutu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore.  Persembunyian DD diketahui berkat informasi yang dibeberkan pelaku HD.

Polisi yang menerima informasi tersebut langsung bergerak cepat menggerebek kediaman pelaku. Puluhan Polisi bersenjata lengkap berhasil melumpuhkan residivis kasus yang sama itu tanpa adanya perlawanan. Diketahui pelaku yang tidak segan-segan melukai korbannya ini merupakan warga Desa Bokat Kabupaten Buol.

Sebagaimana Rilis resmi dikeluarkan Kapolres Kota Palu, AKBP Christ R Pusung dihadapan sejumlah wartawan, Senin (6/2) kemarin,  kedua pelaku bukan saja merupakan TO Polres Kota Palu. Akan tetapi juga merupakan TO Polres Tolitoli dan Polres Buol.

Baik pelaku HD maupun DD, kata Kapolres, sudah beberapa kali digerebek petugas kepolisian Polres Tolitoli. Namun keduanya selalu berhasil melarikan diri. Bahkan kedua pelaku tidak segan-segan melakukan perlawanan terhadap anggota yang berupaya melakukan penangkapan. “Kedua pelaku akhirnya melarikan diri dan bersembunyi di Kota Palu,” terang Christ dalam kesempatan itu.

Lanjut Kapolres, mengetahui kabar bahwa kedua pelaku bersembunyi di wilayah Kota Palu, pada awal Januari 2017 lalu, anggota lapangan langsung melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan itu terungkap, kedua pelaku terdeteksi berdomisili di wilayah Kecamatan Palu Selatan dan Kecamatan Palu Timur.

“Begitu akan dilakukan penggrebekan ternyata kedua pelaku tidak berada di tempat,”jelas Christ

Diungkapkan Christ, setelah hampir dua pekan lamanya  menghilang , Satreskrim Polres Palu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa , kedua pelaku yang telah  diincar tersebut sudah berada di Kota Palu. Lalu kata Kapolres , Selasa (24/1) pukul 03.30 wita, anggota lapangan melakukan penggrebekan.

“Rupanya kedua pelaku baru kembali dari kampung halamannya masing-masing. Hasil interogasi, diperoleh kedua pelaku melakukan curanmor sebanyak 31 kali. 6 kali di wilayah Kota Palu, 20 kali di wilayah Kabupaten Tolitoli dan 5 kali di wilayah Kabupaten Buol,”pungkasnya Christ  sebagaimana pengakuan kedua pelaku.

Ditanya dari mana  saja sepeda motor hasil curian itu diperoleh, Christ mengaku bahwa,  motor-motor hasil curian tersebut didapatkan dari para penadah, sebagaimana petunjuk yang diberikan  pelaku. Satu penadah diamankan dari Jalan Karanjalemba Kabupaten Sigi, berinisial HN.

Ada empat unit sepeda motor  diterima HN sebagaimana pengakuan pelaku. Namun saat diamankan petugas kepolisian, sepeda motor hasil curian tersebut tinggal 2 unit saja yakni, Yamaha Vixion dan Yamaha mio M3 warna biru. Sejumlah barang bukti (BB) seperti kunci leter, mata kunci leter, pisau badik dan handphone turut pula diamankan.

Sedangkan dua penadah lain berinisial AY (30) dan IP (27). Kedua penadah diamankan dari Desa Labuton Kecamatan Gadung Kabupaten Buol. Sepeda motor hasil curian tersebut kemudian penadah jual kembali ke wilayah Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol.

Penadah AY sebagaimana keterangannya dihadapan polisi mengaku motor hasil curian tersebut diterimanya sebanyak 37 unit. Sedangkan pengakuan IP, sepeda motor hasil curian diterimanya sebanyak 7 unit.

“Kami berharap ditangkapnya para pelaku dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat, khususnya para pemilik motor. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor, silakan datang untuk mengecek langsung ke Mako Polres Palu,”saran Kapolres Kota Palu, AKBP Christ R Pusung.(mul)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.