Pelajar Poso Doa Bersama untuk Muslim Rohingya

- Periklanan -

Murid-murid Ibtidaiyah Poso usai doa bersama untuk muslim Rohingya, Jumat (8/9). (Foto: Budiyanto)

POSO – Ratusan pelajar gabungan dari beberapa sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Poso Kota Bersaudara menggelar doa bersama, Jumat (8/9) pagi.

Aksi yang dipimpin langsung oleh  para kepala sekolah bersama seluruh guru kelas masing-masing dilakukan sebagai bentuk soldidaritas serta kepedulian terhadap kejahatan kemanusiaa yang dialami oleh warga muslim Rohingnya di Rakhen Myanmar.

- Periklanan -

Pantauan harian ini, doa bersama pelajar usia SD yang dipusatkan di lapangan salah satu sekolah madrasah di Kelurahan Sayo tersebut berjalan khidmat dan khususk. Lantunan doa dari para pelajar yang dipandu langsung oleh para guru terus dikumandangkan untuk kedamaian para warga muslim Rohingnya.

Selain diikuti oleh para pelajar dan para guru, doa bersama juga dihadiri oleh tokoh agama setempat. Menurut salah satu guru Madrasah, doa bersama tersebut diikuti oleh setidaknya 250 pelajar. “Tujuan untuk memberikan dukungan doa dan keselamatan bagi warga Rohingnya,” kata guru berkerudung ini. Menurutnya, pelajar di usia dini sudah seharusnya diberikan bekal tentang tata cara untuk memiliki rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesamanya yang sedang terkena musibah.

Sementara itu, Ustad Ahmad Suhardi yang ikut memimpin doa bersama berharap agar doa bersama yang dilanjutkan dengan aksi penggalangan dana  bisa mengurangi sedikit beban para pengungsi Rohingnya korban kebiadapan militer Myanmar. “Pelaksanaan doa bersama sperti ini harus menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang sama tanpa harus mengganggu aktifitas belajar mengajar,” ungkap ustad Ahmad.

Usai menggelar doa bersama digelar, seratusan pelajar yang ikut di dampingi para guru kelas masing-masing langsung melakukan penggalangan dana sesuai dengan kemampuan para peserta. Seluruh sumbangan baik berupa barang serta uang yang terkumpul tersebut nantinya akan diserahkan ke pengunsi rohingya di Myanmar. (bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.