Pekerjaan Drainase di Kelurahan Ujuna Dikeluhkan

- Periklanan -

PALU – Warga yang tinggal di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, mengeluhkan pekerjaan rehab drainase di lingkungan rumah mereka. Rehab dinilai belum memberi dampak signifikan. Sebab, drainase yang dikerja belum sepenuhnya bisa mengalirkan air ke tempat pembuangan.

Rehab drainase di Kelurahan Ujuna saat ini, dilaksanakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Nomoni dan KSM Nabelo. KSM Nomoni terletak di RT 1/RW 4, sedangkan KSM Nabelo di RT 2/RW 4.

Selain rehab drainase, ada juga pekerjaan pemasangan paving block di dua RT tersebut. Total  anggarannya Rp350 juta, bersumber dari dana program Kotaku (kota tanpa kumuh) yang dikelola Kementerian PUPR-RI. Yang paling dikeluhkan warga ialah rehab drainase.

Salah seorang warga Kelurahan Ujuna yang enggan disebut namanya mengakui, tidak sedikit warga RT 1 maupun RT 2 mengeluhkan pekerjaan itu. Karena, air dalam drainase yang dulunya mengendap, kini sama saja. Tidak bisa mengalir, akibat drainase dikerja serampangan. “Sama saja dengan dulu. Sekarang, airnya tetap tergenang,”kata warga Ujuna yang merasakan langsung dampak pekerjaan drainase.

Harusnya, drainase yang direhab, dikerjakan sesuai petunjuk teknis atau RAB. Permukaan drainase digali dulu, sebelum lantainya dicor. Setelah itu, baru dibuatkan penutup di bagian atasnya. Sebab sifatnya air selalu mencari permukaan yang lebih rendah. “Bagaimana air bisa mengalir, kalau lantai dasar drainase tidak digali. Langsung dicor bagian atasnya. Ini kan bukan pekerjaan yang bagus,”keluhnya lagi kepada saat berbincang dengan koran ini, Senin (23/10) lalu.

Yang paling merasakan dampaknya adalah, warga yang rumahnya dekat saluran drainase. Air limbah rumah tangga masih mengendap begitu saja, karena belum bisa mengalir seperti yang diharapkan. “Kalau dikerja sesuai RAB, pasti bagus jadinya.  Ini kan mau cepat saja pekerjaan selesai. Banyak untung, cepat selesai. Nah, jadinya seperti itu,”ujar warga tersebut.

- Periklanan -

Dikonfirmasi koran ini Kamis (26/10) via ponsel, Ketua KSM Nomoni, Andi Alam, selaku penanggung jawab rehab drainase di RT 1 membantah air drainase tidak mengalir. Sekarang ini, kata dia, airnya sudah mengalir seperti yang diharapkan warga.

“Setelah tim faskel (fasilitas kelurahan) turun, kami sudah lakukan perbaikan. Itu dulu. Sekarang sudah tidak, karena sudah diperbaiki lagi,”bantah Andi Alam.

Pihaknya diawasi faskel saat mengerjakan rehab drainase. Kalau ada yang tidak becus, langsung ditegur dan dilakukan perbaikan. Untuk rehab drainase di RT 1 yang dikerja KSM Nomoni, jumlahnya ada tiga titik. Dua titik panjangnya 49 meter, sedangkan satunya lagi 131 meter.

“Silakan ditinjau lagi. Sekarang ini pekerjaan juga belum selesai, sementara dikerja. Sekarang sudah oke.  Kalaupun ada yang mengeluhkan lagi, itu satu dua orang saja. Yang memang ada unsur tidak senang,”ujarnya. Saat disinggung ada juga keluhan bahwa anggota KSM Nomoni banyak melibatkan anggota keluarganya, Andi Alam tidak membantah. Hanya satu orang saja, kata dia, di posisi bendahara.

“Anak saya memang saya tempatkan di posisi bendahara KSM. Karena ini urusan uang. Bukannya saya tidak percaya orang lain. Lagipula saat rapat KSM, tidak ada yang mau jadi bendahara. Makanya anak saya saja,”ujarnya ditanya keluhan warga terkiat nepotisme di KSM yang dipimpinnya.

Hampir sama dengan yang diungkapkan Ketua KSM Nabelo, Tebas. Pekerjaan yang ditangani KSM Nabelo berada di RT 2. Menurutnya, semua air sudah mengalir saat ini. Kalaupun ada yang belum mengalir, akibat pekerjaan lanjutan yang belum turun. “Ada pekerjaan lanjutan lagi di RT 3 nantinya. Kan ini drainase di tiga RT saling sambung. Lagipula pekerjaan tidak dimulai dari titik 0. Makanya jadi begini,”ujar Tebas.

Mestinya tidak dipisah-pisah begini titik-titik pekerjaan. Harus nyambung dari titik 0. Tapi sekarang sudah lumayan, jika dibanding sebelum ada pekerjaan ini. “Kalau sudah ada pekerjaan lanjutan, mungkin sudah akan lebih baik lagi airnya mengalir,”demikian Tebas sembari membantah bahwa pekerjaan drainase selalu diawasi faskel. (cam)

 

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.