Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pekerja Asing Tewas di Areal PT IMIP

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@jawapos.com)

MOROWALI – Salah satu pekerja PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), yang juga warga negara asing (WNA), menjadi korban kecelakaan kerja. Warga asal Tiongkok itu, tewas setelah tertimbun material tanah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa naas yang menimpa WNA bernama Zhaomeng (25) tersebut, terjadi pada Jumat 28 April 2017 belum lama ini. Saat itu, sekitar pukul 11.00 wita korban pergi ke lokasi kerja area konstruksi ITSS PT IMIP yang berada di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Saat berada di areal konstruksi itu, korban langsung mengecek kualitas pipa yang sudah selesai dipasang oleh para pekerja. Pada saat mengecek kualitas pipa yang sudah dilas, korban dalam posisi menunduk. Namun, nasib naas menimpa korban. Sekitar pukul 11.30 wita, tanah yang tepat berada dibelakang korban tiba-tiba amblas.

Saat tanah area konstruksi pekerjaan pipa tersebut amblas, korban tidak melihatnya karena dalam posisi menunduk. Alhasil, tanah yang amblas tersebut langsung menindis tubuh Zhaomeng. Melihat kejadian itu, rekan kerja Zhaomeng langsung berlarian untuk menolongnya.

Akan tetapi, saat timbunan tanah berhasil disingkirkan dari tubuh korban, karyawan yang menolong korban kaget ketika melihat darah keluar dari kepala korban. Saat dicek, ternyata darah tersebut memang benar dari kepala korban. Saat tubuh korban diangkat, ternyata kepala korban sudah pecah. Hal itu terjadi, saat tertimpa timbunan tanah, kepala korban terbentur ke pipa.

“Iya benar, ada kecelakaan kerja di area PT IMIP. Waktu kejadian, korban (Zhaomeng, red) dilarikan ke Klinik milik PT IMIP. Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah korban dilarikan ke RSUD Morowali untuk dilakukan Visum,” ungkap Kapolsek Bahodopi, Iptu Suprojo, Minggu kemarin.

Suprojo mengatakan, tewasnya TKI asal Tiongkok itu memang murni terjadi karena kecelakaan kerja. Namun, Suprojo menegaskan bahwa tetap akan memeriksa saksi-saksi di TKP dan para petinggi PT IMIP. “Saat ini, pihak dari PT IMIP sudah satu orang kami BAP. Intinya, kami akan terus lakukan penyelidikan lebih mendalam lagi,” tegas Suprojo.

Sementara itu, Humas PT IMIP Dedi Kurniawan saat dikonfirmasi via telpon Minggu kemarin mengatakan, bahwa pihaknya sudah bertanggung jawab atas insiden yang menimpa WNA tersebut. “Jenazahnya, sudah dikirim ke Jakarta. Kemudian, akan dikirim ke kampung halamannya di Tiongkok. Dari kejadian ini, kami sudah menyurati Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Tiongkok dan Kemenkumham RI. Intinya, perusahaan tanggung semua ongkosnya sampai jenazah korban (Zhaomeng, red) sampai di Tiongkok,” ujarnya. (fcb)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.