PB IKIB Terus Melakukan Penguatan Kelembagaan

Oleh : Sudirman K. Udja

- Periklanan -

PB IKIB Terus Melakukan Penguatan Kelembagaan
Oleh : Sudirman K. Udja

SALAH satu ciri dan tujuan organisasi sosial kemasyarakatan, apabila pengurusnya terus aktif melakukan kegiatan program kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat terutama warga masyarakat yang dinaunginya (dipayunginya). Dalam perspektif inilah, maka saya katakan bahwa organisasi yang kuat adalah organisasi yang memiliki komitmen untuk menjalankan missi perjuangan lahirnya organisasi itu sendiri dengan satu tujuan untuk mencapai cita-cita (misi) bersama di masa depan.

IKIB sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, menjadi wadah berhimpun warga Buol yang ada di perantauan terus berusaha maksimal untuk membenahi kelembagaan dengan suatu tujuan agar IKIB menjadi organisasi yang kuat dan dipercaya di masa-masa akan datang.

Berdasar perinsip tersebut, maka Pengurus Besar Ikatan Keluarga Indonesia Buol (PB IKIB) yang berkedudukan di Kota Palu Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan penguatan kelembagaan.

Diawal periode 2020-2025 sekarang ini PB IKIB membangun komitmen yang kuat dan menyerukan kepada semua person pengurus agar dalam berorganisasi harus mampu mewujudkan perinsip “tutunugan agu bobotukan akumpio”.

Dalam praktiknya kurang lebih setiap pengurus PB IKIB harus mampu berbuat maksimal untuk kemajuan organisasi pada satu sisi dan pada sisi yang lain untuk mendorong kesejahteraan warga masyarakat dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Buol khususnya maupun kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya.

- Periklanan -

PB IKIB senantiasa mendorong dan memastikan bahwa setiap person pengurus harus mampu memberikan sesuatu apa saja yang mereka miliki, dan bukan justeru sebaliknya berupaya mendapatkan sesuatu dari “organisasi”. IKIB adalah wadah untuk pengabdian, bukan wadah mata pencaharian. Jika masih ada person pengurus maupun yang belum masuk jadi pengurus yang menjadikan IKIB sebagai sumber pendapatan, maka lambat atau cepat mereka inilah yang akan menghancurkan organisasi.

Hal ini terungkap didalam rapat pengurus harian PB IKIB yang perlangsung pada hari Ahad 14 Juli 2020 pukul 13.00 – 16.00 Wita bertempat di Aula Kantor Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam rapa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Syamsudin Kuntuanas didampingi oleh Sekjend Abdullah Kaulusan dan dihadiri oleh pengurus harian PB IKIB lainnya.
Rapat PB IKIB kali ini membahas agenda 1. Pentingnya Donasi Lawan Covid 19 PB IKIB tahap III. 2. Finalisasi Dokumen hasil Mubes III TAWAB IV sekaligus persiapan kelengkapan dokumen untuk pengajuan ke Kemenkumham. 3. Merespons kecenderungan pemikiran Pemuda yang ada di Buol untuk melaksanakan Seminar Akbar tentang Penelusuran dan Pelurusan Sejarah Perjuangan Pemekaran Kabupaten Otonomi. 4. Dan lain lain yang dianggap penting dalam penguatan kelembagaan IKIB ke depan.

Rapat ini berhasil merekomendasikan beberapa kegiatan yang sesegera mungkin dilaksanakan di antaranya, adalah, pertama melanjutkan Donasi Lawan Covid-19 berupa pengadaan sembako bagi warga Buol yang terdampak Covid-19. Kedua, Rantus dan Rantap Tawab IV dan Mubeslub final dan persiapan pengusulan Kemenkumham via notaris. ketiga, terbentuknya Panitia Qurban. Keempat, terbentuknya tim penyusun Visi dan Misi IKIB. Kelima, pentingnya pembentukan Koperasi dan mengaktifkan pertemuan lewat “Arisan”. Keenam, melanjutkan pendataan warga Buol di perantauan, bil khusus Pengurus Wilayah Kota Palu. Ketujuh, merespon positif kegiatan Pemuda Buol untuk melaksanakan Seminar Akbar tentang penelusuran dan pelurusan Sejarah perjuangan Pemekaran Kabupaten Buol dengan landasan pemikiran kegiatan tersebut tidak mendiskreditkan seseorang atau kelompok tertentu agar sejarah perjuangan Kabupaten Buol akan bermanfaat bagi generasi dan anak cucu kita di masa akan datang.

Harapan kita semua adalah mari kita bersama-sama mengabdi di IKIB, berupaya membesarkan IKIB dengan kemampuan dan kapasitas kita masing-masing. Akhirnya
mari kita berdoa dan berusaha agar IKIB benar-benar menjadi organisasi kemasyarakatan yang penuh kedamaian, dimana pengurus dan anggotanya memperkokoh jalinan silaturrahim serta memelihara nilai persaudaraan dan kekeluargaan dalam suasana kerukunan yang harmonis yang dilandasi oleh nilai-nilai kekeluargaan.

*) Penulis adalah Koordinator Bidang Sosbud, Pendidikan, Researt dan Agama – PB IKIB.

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.