alexametrics PB Alkhairaat Soroti Madrasah Dibangun Asal-asalan – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PB Alkhairaat Soroti Madrasah Dibangun Asal-asalan

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi (Rehab rekon) Madrasah Alkhairaat fase 1B di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi yang dikerjakan oleh PT. SMI menuai sorotan.

Pengururus Besar (PB) Alkhairaat Pusat Palu, ustadz Khalid Ahmad Falluqah menyatakan kekecewaannya kepada media ini atas sejumlah bangunan Madrasah Alkhairaat dibangun asal-asalan.

Seperti Madrasah Alkhairaat Desa Balamoa dan Kaleke Kabupaten Sigi yakni 3 ruang kelas direnovasi di Balamoa, yang dibangun menggunakan teknologi Risha tersebut, di instal sangat amburadul, sambungan panel 1 ke panel 2 (P1 dan P2) tidak presisi.

“ Terlihat dari posisi plat strip yang miring. letaknya pun di pasang tidak tegak lurus, terdapat rongga yang tidak enak di pandang mata. sistem instal tidak rapi mengindikasikan bangunan Madrasah tersebut dibangun sembarangan, “ ungkap Muh Raslin, relawan Pasigala kepada Radar Sulteng, Kamis (9/12).

“Dimana fungsi pengawasan dan qualiti control yang hanya membiarkan Madrasah tersebut dibangun dengan mengabaikan standar kelayakan, “ tegasnya.

Dia mengatakan, Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah (BPPW) Sulteng seharusnya berperan dalam pengawasan terhadap sejumlah madrasah yang dibangun asal jadi tersebut.

“Kontraktor pelaksana terkesan hanya mengejar keuntungan dari dana bencana, tanpa memikirkan aspek keselamatan dan daya tahan bangunan.
Konstruksi yang telah di desain dengan teknologi Rumah Instan Sederhana (Risha) dan Rumah Tahan Gempa (RTG) menggunakan panel tersebut sangat mungkin bisa mengancam keselamatan penghuninya karena metode kerja asal-asalan.

Terlebih Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala (Pasigala) daerah yang rawan gempa. Wilayah Sulawesi Tengah khususnya Pasigala sepanjang 2020-2021 diguncang 1.317 kali gempa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu menyebutkan, patahan atau sesar palukoro masih mendominasi terjadinya gempa di wilayah tersebut.

“ Ribuan gempa tersebut masih didominasi sesar palukoro, “ kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Geofisika Palu, Hendrik Leopatty, pada 4 Januari 2021 yang lalu.

Sementara itu, Asrudin, aktivis Koalisi Rakyat Anti Korupsi (KRAK) Sulteng dalam keterangannya kepada media ini juga menyayangkan sistem pengawasan dan kualitas kontrol yang lemah, hanya membiarkan bangunan tersebut dikerja asal-asalan. “ Palu daerah rawan gempa, semaksimal mungkin bangunan harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, “ terang Udin sapaan akrabnya.

Begitu juga Pardi aktivis LSM Kota Palu juga blak blakan menyoroti kinerja BPPW sebagai instansi yang diberi kewenangan dalam pembangunan Madrasah Alkhairaat tersebut.

“ Saya beberapa kali ikut gabung dalam tim Relawan Pasigala yang dipimpin Raslin, melakukan penelusuran dan inspeksi ke sejumlah lokasi pembangunan Madrasah Alkhairaat tersebut, seperti Desa Bangga, Kaleke, Balamoa, dan Pombewe, kami menemukan hampir semua proyek rehab rekon Madrasah tersebut diduga dikerja tidak sesuai spesifikasi teknis, “ urainya.

Demikian anggota tim relawan Pasigala, Afdal, tak ketinggalan memberi pernyataan. Dia mengakui, bahwa relawan Pasigala yang juga Pengurus Besar Forum Pemuda Kaili Bangkit (FPK-B) Sulteng Moh. Raslin yang aktif memantau semua pembangunan di wilayah Pasigala menggunakan dana pribadi dan tidak digaji negara.

Ke 19 Madrasah Alkhairaat tersebut, tersebar di wilayah Pasigala butuh waktu tenaga dan biaya yang besar untuk melakukan penelusuran, karena lokasinya dari satu tempat ke tempat lain. Begitu pula dengan pembangunan hunian tetap (huntap) 1.005 unit, yang dibangun di sembilan titik lokasi. Namun relawan Pasigala Moh Raslin tidak pernah mengeluh sedikitpun, tentang apa yang telah ia persembahkan untuk daerahnya.

“Relawan Pasigala yang tergabung dalam tim KRAK, koalisi LSM Kota Palu akan terus bergerak melakukan pemantauan ke sejumlah wilayah Pasigala, “ tutupnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.