Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Paulina Gugat Cerai Suami Karena Tak Menafkahi

PALU – Gagal di tahap mediasi, Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/ Tipikor Palu, telah melanjutkan pemeriksaan pokok perkara gugatan perceraian yang dimohonkan, Paulina SE, Rabu (30/10) yang juga kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sigi. Dalam perkara perceraian No : 100/Pdt.G/2019/PN PAL, Paulina menggugat cerai suaminya Yudi Martono Moelyadi SE.

Sebagaimana pantauan Radar Sulteng, sidang yang berlangsung tertutup hari itu, dipimpin ketua majelis hakim Lilik Sugihartono SH, di dampingi Zaufy Amri SH, dan Rosyadi SH MH, selaku dua hakim anggota. Agendanya adalah pembacaan gugatan dari penggugat.

Penggugat Paulina, hadir diwakili kuasa hukumnya HJ Norma Andi Masse SH. Sedangkan dari pihak tergugat dihadiiri prinsipal (tergugat langsung) yakni Yudi Martono Moelyadi didampingi dua penasehat hukumnya.

Ditemui usai sidang, Lilik Sugihartono yang juga merupakan Humas PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu membenarkan kalau agenda sidang lanjutan gugatan perkara perceraian Paulina, telah masuk pada pembacaan gugatan. “Sidangnya tetap tertutup. Tadi ini agendanya pembacaan gugatan dari penggugat,” ungkapnya kepada Radar Sulteng.

Lanjut Lilik mengatakan, sidang pembacaan gugatan ini, lanjutan dari pemeriksaan perkara ditahap mediasi yang berujung gagal. Sebelumnyan sidang mediasi dipimpin hakim mediator yang ditunjuk Andri Natanael P SH MH. Karena gagal lanjut kepemeriksaan pokok perkara.

“Selanjutnya dijadwalkan sidang jawaban dari tergugat. Majelis hakim mengagendakan sepekan untuk sidang jawaban tergugat,” tandas mantan hakim PN Manggala Provinsi Lampung ini.

Dari data yang dihimpun lagi, bahwa dalam gugatannya, Paulina SH menggugat cerai suaminya Yudi Martono Moelyadi SE, karena beberapa alasan. Diantaranya, selain karena keduanya telah lama pisah ranjang, sebagai istri Paulina tidak pernah lagi dinafkahi tergugat. Sehingga menurut Paulina dalam gugatannya, rumah tangganya tidak dapat lagi dipertahankan. (cdy)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.