Pastikan Kelengkapan Berkendara Anda, Operasi Patuh Tinombala Dimulai

- Periklanan -

PALU – Bila ingin keluar rumah, pastikan dahulu kelengkapan berkendara anda. Terhitung mulai Kamis (23/7) kemarin hingga dua pekan kedepan, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar Operasi Patuh Tinombala 2020.

Tidak hanya kelengkapan berkendara seperti helm untuk pengendara sepeda motor atau safety belt untuk pengendara mobil, namun juga masker harus menjadi perhatian. Sebab, nantinya pengendara tanpa masker, juga akan jadi target aparat kepolisian yang melakukan patroli di seluruh jalan raya.

Ditemui di ruangannya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda menyampaikan, dalam operasi kali ini, cara bertindaknya, lebih humanis. Dengan pola, 40 persen preemtif, 40 persen prefentif baru selebihnya atau 20 persen represif atau penindakan.

“Jadi kami di jalan lebih banyak melakukan kegiatan preemtif dan preventif seperti sosialisasi-sosialisasi tentang tertib berlalulintas dan berbagai upaya pencegahan terjadinya Lakalantas. Sementara penindakan kami lakukan bila menemukan adanya pelanggaran yang kasat mata,” kata Dirlantas.

Adapun tujuh bentuk pelanggaran, yang tidak bisa ditolerir dan langsung diberikan penindakan, masing-masing ; tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman (pengendara mobil), melawan arus, menggunakan handhpone saat berkendara, pengendara di bawah umur. Serta melebihi batas kecepatan dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.

- Periklanan -

“Bila kita menemukan itu di jalan, yah langsung kami tindak. Namun tetap kita berikan imbauan,” jelasnya.

Lanjut Dirlantas, petugas di lapangan juga bakal memberikan teguran kepada para pengendara, yang kedapatan tidak menggunakan masker. Hal ini, guna menertibkan masyarakat terkait protokol kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

PERIKSA KENDARAAN : Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kingkin Winisuda saat memeriksa kendaraan patrol anggota Ditlantas Polda Sulteng yang terlibat dalam Operasi Patuh Tinombala 2020, Kamis kemarin. DOK. BID. HUMAS POLDA SULTENG

“Kami kepolisian juga ikut serta menyosialisasikan adaptasi kebiasan baru kepada masyarakat, dengan taat menggunakan masker bila keluar rumah. Sehingga bila ditemukan pengendara tanpa masker akan kami tegur,” ujar Kingkin.

Kegiatan yang berlaku secara nasional ini, memang hanya digelar oleh Polda Sulteng bersama 5 Polres jajaran. Yakni Polres Palu, Polres Donggala, Polres Parimo, Polres Banggai dan Polres Morowali. Selain karena keterbatasan anggaran, yang banyak dialihkan Negara untuk penanganan Covid-19, juga pertimbangan di lima daerah tersebut angka kecelakaannya, dari segi kualitas dan kuantitas cukup tinggi.

“Ini hasil evaluasi kami semester pertama di 2020, sehingga hanya 5 Polres tersebut yang kami gelar Operasi Patuh Tinombala 2020,” tuturnya.

Adapun personel yang diturunkan dalam Operasi ini, sebanyak 256 personel. Personel yang dilibatkan memang tidak terlalu banyak dibanding operasi serupa di tahun 2019, sebab dalam operasi ini, lebih banyak menggunakan sistem hunting atau patroli. Juga penempatan personel di tempat-tempat rawan.

“Kita tidak ada razia seperti operasi sebelumnya, hanya hunting dan stasioner saja. Bila ditemukan pelanggar yang kasat mata tentu langsung kita tindak,” tutup Dirlantas. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.