Pasien RS Madani Gantung Diri di Kamar Mandi

- Periklanan -

Jenazah Budi Agus saat berada di ruang jenazah. Pasien RS Madani Palu ini ditemukan tewas gantung diri, Sabtu pagi (7/10). (Foto: Ist)

PALU – Salah seorang pasien Rumah Sakit (RS) Madani Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, ditemukan tewas gantung diri pada Sabtu (7/10). Pasien bernama Budi Agus (56) ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi salah satu ruang perawatan sekitar pukul 05.00 pagi. Budi diketahui warga Jalan Pipit, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, korban merupakan pasien gangguan jiwa yang sudah berulang kali dirawat di RS Madani Palu. Sebelum ditemukan meninggal kemarin pagi, sebelumnya almarhum sudah beberapa kali mencoba melakukan percobaan bunuh diri tapi masih berhasil digagalkan.

Pasien ini diketahui meninggal setelah ada pasien lainnya bernama Herson berteriak. Herson kaget lalu bersuara keras bahwa ada yang bunuh diri di kamar mandi.

- Periklanan -

Mendengar teriakan itu, salah seorang perawat bernama Billy (31) langsung mendatangi asal suara teriakan. Pegawai RS Madani pun langsung mengecek kamar mandi. Billy mendapati si pasien dalam posisi tergantung dalam kamar mandi. “Budi bunuh diri dengan menggunakan celana trainning yang diikatkan pada ventilasi kamar mandi,”terang beberapa orang perawat pagi itu.

Pegawai RS Madani yang mendapat kejadian itu, langsung menurunkan korban dengan maksud segera diberi pertolongan. Sebab, suhu badan korban masih terasa hangat saat itu. Perawat pun memanggil dokter jaga di ruang UGD.

Tapi nahas, setelah diperiksa dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia beberapa menit sebelumnya.

Mendengar kejadian tersebut, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Palu langsung mendatangi lokasi kejadian dengan mengidentifikasi korban. Polisi juga mengambil data terkait identitas korban. Dugaan sementara korban tewas akibat bunuh diri.

“Pihak keluarga, terutama istri korban, tidak merasa keberatan dengan kejadian tersebut. Keluarga meminta pihak RS agar mengurus jenazah dengan baik. Keluarga menolak dilakukan otops sebelum jenazah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. “Murni karena gantung diri. Keluarga pasien juga sudah ikhlas dengan meninggalnya almarhum,”kata salah seorang Tim Inafis Polres Palu. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.