Pasca-Lebaran, Sampah Pasar Manonda Bertumpuk

- Periklanan -

Sampah di sekitaran pasar Inpres Manonda berserakan dan menumpuk di badan jalan. (Foto: Sunardi)

PALU – Aktivitas di Pasar Manonda menjelang Lebaran sangat padat. Para penjual bahkan meluber ke jalan-jalan di sekitar pasar. Kondisi tersebut berubah, dan terlihat lengang pasca-Lebaran. Yang tampak mencolok sampah yang berserakan dan tertumpuk di beberapa tempat.

Pengamatan Radar Sulteng kemarin (26/6), di sekitar Pasar Manonda terdapat beberapa tumpukan sampah yang menutupi bahu jalan. Termasuk sampah yang berserakan di jalan-jalan sekitar pasar.

- Periklanan -

Salah seorang penjual di Pasar Manonda, Nuria, mengatakan sebenarnya pada malam Lebaran ada pembersihan. Walaupun memang belum terlalu bersih, tapi setidaknya tidak ada lagi sampah yang menumpuk di jalan. Namun sekarang terjadi lagi penumpukan.

“Biasanya tiga hari sesudah Lebaran baru ada pembersihan pasar lagi,” kata Nuria yang ditemui kemarin.

Dikatakan, sampah-sampah yang menumpuk dirasa sangat mengganggu. Belum lagi sampah yang masuk di jalan sudah mengganggu lalu lintas.

Hal yang sama disampaikan Ari, penjual di Jalan Kunduri. Menurutnya, sampah yang ada di pinggir jalan ini bukan hanya dari sampah pasar. Melainkan banyak orang dari luar yang datang membuang sampah. Ini yang mengakibatkan banyaknya sampah yang menumpuk. “Malam Lebaran sudah ada pembersihan sampah. Tapi semenjak Lebaran belum ada mobil pengangkut sampah yang datang mengangkut,” tuturnya. (cr4)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.