Parimo Siap Bangun Menara Eifel, Dananya Rp7,5 M

- Periklanan -

Desain baru tugu khatulistiwa yang mirip menara Eifel di Paris, Perancis. (Foto: Dispopapar Parimo)

PARIMO-Menindaklanjuti usulan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs H Longki Djanggola MSi, agar tugu khatulistiwa di Desa Khatulistiwa Kecamatan Tinombo direnovasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) langsung bergerak cepat.

Pemkab Parimo melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) telah membuat desain gambar baru tugu khatulistiwa itu beserta estimasi anggaran yang dibutuhkan. Menariknya, desain gambar tugu khatulistiwa mirip dengan menara Eifel di Paris, Perancis.

Kepala Disporapar Parimo, Hamka Lagala mengatakan, desain gambar tugu khatulistiwa itu telah disetujui oleh Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu termasuk estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk renovasi tugu tersebut. Bahkan katanya usulan renovasi tugu itu telah diajukan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulawesi Tengah, serta juga akan diusulkan pada Musrenbang nasional. Jika tidak ada kendala dan usulan tersebut disetujui, maka proses pembangunannya kata Hamka akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang.

- Periklanan -

Lebih lanjut Hamka menjelaskan, Pemkab Parimo mengusulkan anggaran sebesar Rp 7,5 miliar. Anggaran sebesar itu katanya selain akan digunakan untuk merenovasi tugu, juga akan digunakan untuk pembangunan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Beberapa fasilitas yang akan dibangun di sekitar tugu kata Hamka, adalah mushallah, bangunan tempat kuliner, bangunan penjualan souvenir, fasilitas MCK dan jaringan air bersih. Selain itu juga akan dibangun fasilitas rekreasi hingga ke pinggir pantai, karena letak tugu tersebut hanya beberapa ratus meter dari pinggir pantai.

“Sesuai arahan bapak Gubenur, kedepan tugu khatulistiwa akan dijadikan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Parigi Moutong bahkan di Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk mewujudkan hal itu bapak Gubernur mengusulkan agar tugu tersebut direnovasi dan bangun lebih tinggi agar terlihat lebih gagah dan berwibawa, ” beber Hamka.

Hamka menambahkan, dengan akan direnovasinya tugu khatulistiwa dan pembangunan berbagai fasilitas pendukung, maka diharapkan para wisatawan akan berdatangan di tugu tersebut. Apalagi katanya Pemkab Parimo telah mengagendakan lomba lari marathon internasional Equator 10 K sebagai agenda rutin setiap tahun, sehingga dengan demikian akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.(aji)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.