Pansus DPRD Palu Minta Anggaran Satpol PP Dinaikan

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU – Pansus Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota meminta anggaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  dinaikkan.

Hal disampaikan Wakil Ketua Pansus LKPj Hamsir BE Rabu (5/4) di ruang sidang utama DPRD Palu.

Menurut Hamsir, usulan kenaikan anggaran Satpol PP ini ia usulkan, karena ia melihat pada 2016 Satpol PP tidak diberi anggaran untuk penegakan Perda.

“Padahal banyak Perda yang tidak maksimal sekali. Contohnya Perda Ternak  sudah satu kali direvisi namun Perda tersebut tak kunjung efektif,” kata Hamsir.

- Periklanan -

Hamsir meminta supaya apa yang menjadi permintaanya diperhatikan oleh Pemkot. Dia meminta Pemkot membuatkan program penegakan Perda pada tahun anggaran berikutnya.

“Program juga harus dikawal supaya tidak ada pihak-pihak lain yang menyatakan program ini tidak perlu,” kata Hamsir.

Padahal kata dia dari pemantauan dewan,  program ini sangat diperlukan. “Sebab kondisi Satpol PP di Palu sangat memprihatinkan kalau dulu masih mendapat jatah makan siang, kini anggaran makan siang tersebut sudah dihapus,” kata Hamsir.

Ia menyatakan ketika Satpol PP menyampaikan permasalahanya di DPRD tidak ada pihak-pihak lain seperti tim pendamping yang kemudian mencoret program dari Pol PP.”Tim Pendamping ini sangat tidak tahu bahwa kerja Pol PP ini sangat susah sekali, kemudian mereka datang main coret-coret saja,” ujar Hamsir.

Hamsir meminta Satpol PP segera mengajukan anggaran untuk penegakan Perda ini. DPRD katanya akan mengawal usulan anggaran tersebut agar masuk dalam program APBD. “Jangan tanggung-tanggung untuk mengusulkan anggaran ini demi efektifnya yang sudah dibuat oleh Pemkot bersama DPRD,” demikian Hamsir.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.