alexametrics Pansus ABPD-P Pertanyakan Turunnya Target PAD – Banyumas Cyber Team
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pansus ABPD-P Pertanyakan Turunnya Target PAD

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Rapat Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Kamis (15/9) kemarin di ruang sidang utama, yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.Pada rapat yang dipimpin Ketua Pansus Joppy Alvi Kekung, harus memutuskan rapat untuk di skrosing dan akan di rapatkan kembali di tanggal 16 September 2022.

Menurut Joppy, putusan rapat untuk skorsing dilakukan Pansus untuk menindak lanjuti apa yang di sampaikan oleh Badan Anggaran (Bangkar) melalui pembahasan bangkar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kota Palu. “Jadi ada masukan dari anggota Pansus bahwa rapat harus di skorsing, guna konsultasi yang dilakukan anggota Pansus dengan setiap Fraksi yang menjadi anggota Banggar agar apa yang dipertanyakan DPRD tidak lagi di pertanyakan disini,”katanya, usai mempin rapat kepada Radar Sulteng.

Ia juga menambahkan bahwa ada hal-hal yang masih mengganjal di Pansus, dan menjadi pertanyaan ke pihak pemerintah. Seperti akan mempertanyakan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai peresoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun, di tahun 2021 Kota Palu mengalami covid dan PAD menyentuh 3,41 tapi di tahun 2022 menurun menjadi 2,67. “Kenapa PAD turun sementara di 2021 kemarin kita tahu seluruh dunia bahkan dikota palu mengalami Covid tapi PAD menyentuh 3,41 realisasi kenapa sekarang cuman target 2,67 turun,”tegasnya.

Selain itu, bebarapa anggota Pansus juga mempertanyakan berkaitan pembelian mobil Ambulans sebanyak 5 unit yang nantinya akan diberikan kepada lima kelurahan yang padat penduduk. “Itu juga sudah dijelaskan oleh TAPD, dan tidak ada persoalan,”kata Joppy.

Kemudian berkaitan dengan angka yang ada di APBD-P masih dapat diubah oleh Pansus, apabila memang hal itu tidak sesuai dan tidak menjadi prioritas dalam beberapa bulan kedepan. “Tentunya tidak hanya pasal per pasal yang kita bisa ubah, namun angka anggaran juga bisa, melihat nanti pemaparan dari TAPD seperti apa kepada Pansus,”jelas Joppy. (mg5/mg8)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.