Panglima TNI di Poso, Umat Islam Diimbau Waspadai ISIS

- Periklanan -

TNI dan anak yatim Poso saat buka puasa dengan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Budiyanto Wiharto)

POSO- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan bahaya Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kewaspadaan dan pencegahan akan bahayanya pun tetap harus dilakukan karena pergerakannya sangat menghawatirkan. Apalagi pasca kelompok radikal ini terdesak oleh gempuran militer Philipina di Kota Marawi.

Hal tersebut diungkap Panglima Gatot saat gelar buka puasa bersama TNI dan anak yatim Poso di lapangan Futsal GOR Poso, Kamis (8/6).  “Jangan sampai di negara yang mayoritas islam ini, sesama umat islam saling membunuh,” pesannya di acara yang dihadiri ratusan prajurit TNI/Polri, pejabat Pemkab, tokoh masyarakat, serta gubernur Longki Djanggola dan Kapolda Brigjen Rudy Sufahriadi ini.

- Periklanan -

“Mari kita jaga ukhuwah dan perkokoh persatuan bangsa,” sambungnya.

Menurur Panglima kewaspadaan akan bahaya ISIS di Indoneaia sangat diperlukan. Mengingat hampir semua provinsi, kecuali Papua, sudah ada cabang-cabangnya. “Kita harus mewaspadai ini,” tekannya.

Selain bicara soal bahaya ISIS, Panglima Gatot juga mengingatkan pentingnya seluruh anak bangsa untuk terbiasa melakukan kebaikan. Karena berbuat baik bukan merupakan hal yang sulit untuk dikerjakan. “Berbuat baik itu sebenarnya mudah jika kita biasakan untuk melakukan,” ujarnya.

Dalam arahannya Gatot juga mengingatkan tentang pentingnya toleransi antar umat beragama.

Kunjungan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Poso dalam rangka safari ramadan 1438 hijiriah. Dijadwalkan, hari ini (Jumat, red), Panglima yang didampingi sejumlah pejabat Mabes ini akan singgah di Palu untuk meninjau pembangunan dermaga kapal selam di komplek Lanal Palu. (bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.