Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pangdam XIII Merdeka Minta Kelompok Ali Kalora Menyerah

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito disambut Bupati Parimo, H Samsurizal Tombolotutu, di kantor koramil parigi, (10/8). (Foto: Radar Sulteng/Iwan Rusman)

PARIMO – Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito, mengunjungi Parimo, kemarin (10/8). Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu, di kantor koramil Parigi.

Saat dikonfirmasi, Ganip Warsito mengatakan bahwa kunjungan tersebut untuk memastikan apakah operasi yang dilaksanakan Satgas Tinombala sudah berjalan dengan benar, pasca insiden penembakan warga sipil oleh kelompok MIT yang saat ini dipimpin Ali Kalora.

“Karena saya tidak ingin juga apa yang kita lakukan menyalahi aturan. Dan tadi sudah dipaparkan oleh komandan satgas masing-masing,”ujarnya.

Dari pemaparan tersebut kegiatan yang sedang berlangsung dianggap telah sesuai. “Tidak ada persoalan-persoalan yang kita khawatirkan,”ungkapnya.

Berkaitan dengan perkembangan terkini dalam operasi tersebut diungkapkan bahwa pergerakan kelompok MIT Ali Kalora sudah terdeteksi. Ia berharap dalam waktu yang tidak lama bisa terselesaikan.

Ia mengimbau kepada kelompok Ali Kalora untuk dengan sadar turun menyerahkan diri kembali di masyarakat.

“Karena menurut saya itu yang lebih baik, daripada memperjuangkan sesuatu yang tidak ada ujungnya,”tegasnya.

Kemudian menurutnya, sudah menjadi tugas sebagai aparat Satgas Tinombala untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dalam melindungi masyarakat. “Supaya tidak ada lagi yang menjadi korban,”tandasnya.

Pihaknya juga melakukan pendekatan-pendekatan persuasif sampai dengan represif. Namun jika kemudian mereka tetap memperjuangkan apa yang diyakini akan terus dikejar sampai dengan selesai.

“Saya sudah menegaskan berkali-kali, mengajak kelompok ini untuk kembali ke ibu pertiwi,”tuturnya.

Selain itu Pangdam juga mengungkapkan turut berduka cita atas meninggalnya warga Desa Parigimpuu, Suju (30) yang diduga kuat ditembak oleh kelompok MIT Ali Kalora yang sudah mulai masuk di wilayah Parimo.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarganya,’’ ungkap Pangdam.

Jenderal Bintang Dua itu, juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga, menghormati, dan jangan sampai timbul korban-korban yang lain. (Iwn)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.