Panas Menyengat, Suhu di Kota Palu Capai 37 Derajat Celius

- Periklanan -

PALU – Suhu cuaca Kota Palu, Siang kemarin terasa terik dari hari-hari biasa. Banyak warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan, mengeluhkan panasnya matahari kemarin. Ternyata, suhu cuaca Kota Palu, mencapai 37,4 derajat celcius. Puncak panas sendiri terjadi pada pukul 14.30, Selasa (21/1). Biasanya pada pukul yang sama, suhu maksimum Kota Palu hanya mencapai 36 derajat Celcius.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Klas II Mutiara Palu, Affan Nugraha mengatakan di BMKG ada dua alat yang bisa mengetahui suhu cuaca, yang satu terdapat dalam sangkar di halaman kantor BMKG, dan satunya berada di atas runway Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. “Kalau yang di dalam sangkar mencatat 37,4 derajat celcius, tetapi di runway sampai 38 derajat celcius karena alatnya langsung terpapar sinar matahari,” kata Affan kepada Radar Sulteng.

Sambung Affan, suhu kota Palu hingga 37,4 derajat celcius belum termasuk suhu ekstrem bagi kota Palu, suhu di Palu baru dikategorikan ekstrem bila sudah mencapai 39 derajat celcius. Pernah terjadi di Kota Palu pada masa-masa El Nino, suhu bisa ketika itu mencapai 40 derajat celcius. “Memang dirasakan sedikit terik karena kelembaban udara (RH) hanya 30 persen,” terangnya.

Ditambah lagi menurut Affan, pada 22 Desember 2019 lalu posisi maksimum matahari tepat berada dibelahan bumi selatan, sedangkan pada Januari saat ini ketika dari 22 Desember tadi mulai bergerak naik menuju ke utara dan melalui garis ekuator. “Sehingga matahari mendekat ke arah ekuator, atau mendekat ke arah kita. Untuk panas yang segitu saya kira wajar,” jelasnya.

- Periklanan -

Dan dari pengamatan permukaan udara atas, memang dari pagi (kemarin, red) sebut Affan sudah terpantau kalau kondisi atmosfer itu akan kering. Artinya, tidak ada potensi yang bisa menyebabkan pertumbuhan awan-awan konvektif atau yang signifikan. “Jadi wajar kalau hari ini (kemarin, red) tutupan awannya sedikit, karena atmosfernya kering,” jelasnya.

Cuaca cerah ini diprakirahkan masih akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan. “Tiga hari sampai maksimum tujuh hari ke depan,” singkat Affan.

Cuaca cerah seperti ini tambah Affan, biasa akan sejalan dengan kecepatan angin, sehingga terpantau dalam beberapa hari terakhir ketinggian gelombang yang sempat naik.

Ketinggian gelombang sendiri tidak hanya dipengaruhi oleh cuaca buruk saja, tetapi pada saat cuaca cerah juga bisa terjadi. “Angin sendiri 20 sampai 25 knot atau di 40 sampai 50 kilometer per jam pada saat siang. Angin dengan kecepatan itu untuk wilayah lembah masih dikatakan normal,” ujarnya. (acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.