Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Palolo-Kulawi Cocok untuk Lokasi Festival Bunga

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Paulina

SIGI-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sigi, Paulina SE MSi, baru saja pulang dari Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, menghadiri festival bunga di daerah itu. Selama di Tomohon, wabup tak bisa menyembunyikan kekagumannya dengan dihelatnya festival bunga.

“Ke depan, Sigi juga bisa seperti Tomohon. Meski tak semeriah Tomohon, festival begini sudah pernah kita laksanakan di Kecamatan Palolo beberapa tahun silam. Kala itu saya menjabat wakil ketua DPRD Sigi,” ujar Paulina sepulang dari Tomohon, kemarin (10/8).

Festival bunga yang pernah diadakan di Sigi sebelumnya, menurut Paulina sudah menjadi modal awal. Saat itu kegiatannya diprakarsai provinsi, Sigi hanya memfasilitasi saja. Berikutnya, ujar wabup, Sigi sendiri yang akan menghelat festival bunga.

Ada dua kecamatan menurut wabup, yang cocok dipersiapkan menjadi lokasi festival bunga. Yakni Kecamatan Palolo dan Kecamatan Kulawi. Dua kecamatan ini memiliki sedikit kesamaan dengan Tomohon. Berada di sekitar pegunungan dengan suhu yang dingin. “Kita persiapkan dengan matang dulu, sebelum kita bikin festivalnya. Pelibatan masyarakat sekitar harus ada. Terutama ibu-ibu yang memang bidangnya mengurusi dan menata bunga,” pesan wabup.

Festival bunga di Tomohon cukup menyedot minat kunjungan wisatawan. Tidak hanya wisatawan domestik, tapi juga wisatawan dari mancanegara. Dan di arena festival, semua yang disajikan adalah tanaman bunga  hidup. Bukan bunga duplikat yang berbahan plastik. “Tanaman bunga di arena festival, bisa bertahan hingga sebulan baru layu. Ada pemberian teknologi di dalamnya sehingga bisa begitu. Partisipasi masyarakat Tomohon sangat tinggi menyukseskan iven tahunan itu,”terang Ketua Partai Gerindra Sigi ini.

Bukan itu saja. Mulai dari rumah penduduk hingga kantor pemda di Tomohon, di atas mejanya terdapat fas bunga berisi tangkai bunga yang masih segar-segar. Tidak hanya Bunga Mawar, Bunga Chrysant juga begitu menggoda mata. Sama sekali tidak ada bunga duplikat. Ini tak lepas dari dukungan Pemda Tomohon yang sudah membuat Perda guna mendukung festival bunga dan keikutsertaan masyarakat berpartisipasi.

“Dengan dukungan yang power full dari pemdanya, masyarakat juga mau bergerak menanam bunga. Di samping itu ada nilai tambah secara ekonomi kepada masyarakat,”ujar Paulina.

Untuk itu, Paulina meminta dua OPD yang mempersiapkan rencana ini ke depannya. Yakni Dinas Pariwisata bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sigi. Dua OPD ini, sebut wabup,  saling berkoordinasi untuk mempersiapkan dan menggelar festival bunga.

Upaya serius ke arah ini, diyakini wabup dapat mendatangkan faedah besar untuk daerah dan masyarakat. Paling tidak di kantor-kantor pemda di Sigi sudah menggunakan fas bunga berisi tanaman bunga masyarakat. Hotel-hotel dan kantor-kantor bank juga ditawarkan.Sehingga terbuka peluang ekonomi baru.

“Kalau ini yang kita upayakan, saya yakin akan berhasil. Kita juga minta dukungan dari DPRD Sigi terkait Perdanya nanti,”demikian Paulina.(cam)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.