Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

OSS Permudah Pembuatan Izin Usaha

PALU-Peluang berusaha semakin dibuka lebar-lebar. Melalui Online Single Submission (OSS), pemerintah menjadikan pembuatan izin usaha semakin mudah untuk diakses. Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palu, Siti Rachmi SSos MSi menyebut pelayanan perizinan kini dapat diakses lebih mudah.

Pemerintah sambungnya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan pengurusan izin di DPMPTSP. Melalui OSS yang terintegrasi di seluruh Indonesia lanjutnya kini pengurusan izin lebih mudah bahkan kata Siti Rachmi, DPMPTSP tidak lagi menerbitkan izin melainkan langsung dapat dicetak setelah melalui pendaftaran di OSS.

“Jika izin usaha sudah terbit dari OSS dan telah berlaku efektif, kemudian kami menerbitkan lembar persetujuan,” jelas Siti Rachmi, kemarin (23/9).

Bahkan kata Siti Rachmi dalam membuat izin usaha perseorangan, hanya perlu memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), NPWP serta Akte, kemudian OSS akan menerbitkan izin.

“Kemudian kami buat persetujuan, bahwa yang diterbitkan OSS itu memang berada di Kota Palu dan memang jenis pekerjaannya sesuai,” terangnya.

Selama periode 2018/2019 lanjut Siti Rachmi total sudah ada sebanyak 1.635 yang mendaftar melalui OSS. Dari jumlah itu, yang sudah tervalidasi sebanyak 469, dan yang sudah diterbitkan izinnya melalui OSS sebanyak 627.

“Dari 1.635 itu kan bermacam-macam izin. Izin usaha terbagi lagi tanda daftar usaha pariwisata, jasa konstruksi, perdagangan, kemudian ada beberapa jenis lagi. Kalau untuk surat izin usaha perdagangan, misalnya hanya untuk menjual barang elektronik, itu dia langsung berlaku efektif. Jadi kita hanya melihat saja, begitu NIB (Nomor Induk Berusaha) nya disetujui, saat itu juga semua izinnya langsung terbit,” jelas Siti Rachmi.

Banyaknya pembuatan izin yang masuk melalui OSS sambungnya, singkron dengan realisasi investasi Kota Palu yang sudah mencapai Rp1,186 Triliun hingga Agustus 2019 dari target Rp1,507 Triliun yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal.

“Dari seluruh yang masuk di Kota Palu sebagian besar bergerak di bidang barang dan jasa,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.