Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Optimalkan Transformasi
Jasa Raharja Bukukan Kinerja Positif Semester I-2021

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818


JAKARTA – PT Jasa Raharja berhasil mencetak kinerja positif pada semester I – 2021.
Sebagai badan usaha penyelenggara program perlindungan dasar kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan hingga semester I 2021 dimana ditengah kondisi
pendemic kecepatan kinerja penyerahan santunan korban meninggal dunia
mengalami peningkatan kecepatan.
”Kecepatan penyerahan santunan meninggal dunia hingga semester I 2021 rata-rata 1 hari
10 jam lebih cepat 1 hari 14 jam dari target 3 hari. Sedangkan untuk korban luka-luka yang dirawat di Rumah Sakit sebanyak 89,46% korban santunannya dibayarkan
langsung kepada rumah sakit atau melalui metode penjaminan santunan, hal ini meningkat 1,47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dan naik 1,96% dibandingkan dengan target 2021 sebesar 87,5%,” jelas Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Ahcmad Purwantono sesuai rilis yang diterima Radar Sulteng, Selasa (21/9).

Menurutnya kecepatan pelayanan ini diikuti oleh peningkatan penyerahan santunan dimana hingga
semester I tahun 2021 Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp 1,16
Triliun atau naik 3,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 1,12
Triliun.
Capaian kinerja Pelayanan Jasa Raharja dapat diraih melalui strategi transformasi
proses bisnis yang dijalankan. Sinergi system pelayanan diantaranya data kecelakaan dengan Korlantas Polri melalui IRSMS, data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil, data Pasien dan penjaminan dengan RS, data kepesertaan dengan SJSN dan cash
management system dengan perbankan.
Terkini Jasa Raharja meneraPkan system aplikasi SiVera yaitu System Verifikasi
Rawatan Digital. System yang merupakan sinergi dengan pihak ketiga dalam pengendalian biaya rawatan korban, sehingga verifikasi dapat dilakukan secara online dan dapat memonitor biaya rawatan pasien day to day sampai selesai menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain penanganan pada pasca terjadinya kecelakaan Jasa Raharja juga memiliki
tanggung jawab untuk turut serta bersama pemerintah dalam rangka program pencegahan kecelakaan. Pada Lebaran Tahun 2021 ini Jasa Raharja meluncurkan program MOL-AE (Mudik OnLine Aman Enak) dimana program ini memberikan fasilitas kuota internet gratis.
Program yang baru pertama kali diluncurkan ini diikuti oleh tidak kurang dari 5 ribu
peserta, dengan tujuan agar masyarakat dapat tetap bersilaturahmi dengan keluarga
secara virtual sebagai alternatif mudik Lebaran 2021.
Dengan program ini pencegahan kecelakaan dan pencegahan penyebaran covid-19 akibat dari meningkatnya mobilitas masyarakat dapat tercapai.

Sebagai wujud kepedulian Jasa Raharja kepada masyarakat, juga menyelenggarakan
program tanggung jawab social kepada masyarakat melalui berbagai program diantaranya :
1. Bantuan social kepada korban bencana alam;
2. Program Pemberdayaan Ekonomi seperti :
a. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Pesisir di Desa Kulati Kec Tumia Kab Wakatobi
Sulawesi Tenggara;
b. Pelatihan Wirausaha kepada ahli waris korban kecelakaan;
c. Pemberian alat bantu mobilitas;
d. JR Resilience yaitu pelatihan digital dan barista kepada disabilitas dan penerima
manfaat Jasa Raharja;
3. Penyaluran Dana UMK bekerjasama dengan Bahan Artha Ventura (BAV);
4. Program go green mulai dari penanaman mangrove sampai dengan penanaman pohon
dan restorasi terumbu karang;
5. Program Traffic Hero yaitu penghargaan kepada seseorang/komunitas yang membantu program pencegahan kecelakaan;
6. Youth Innovation Contest ajang perlombaan inovasi untuk mencari solusi untuk
mengurangi angka kecalakaan lalu lintas.

”Untuk mendukung inovasi-inovasi diatas Jasa Raharja melakukan transformasi digital
proses bisnis internal diantaranya penerapan system DASI-JR, system keuangan ORACLE, tata persuratan digital SIAP-JR, system pelaporan manajemen resiko digital SIMMR, tata Kelola sdm melalui HRIS, MOVIS dan tentunya JRku,” tambah Rivan.
Aplikasi JRku yang terus dikembangkan menjadi sarana kemudahan bagi masyarakat dalam aktivitas seperti pelaporan kecelakaan, pengajuan santunan online, early warning system pembayaran pajak kendaraan bermotor, kemudahan pembayaran
perlindungan penumpang angkutan umum, dan petunjuk perjalanan yang aman.

“Dengan transformasi digital ini maka system tata Kelola perusahaan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan mudah serta dapat berkontribusi dengan memberikan deviden kepada Negara,” tutup Rivan
Berkat inovasi dan transformasi proses bisnis ini berdampak kepada kinerja keuangan
Jasa Raharja dimana pada semester I-2021 yang mengalami peningkatan Laba
sebesar 77,14% atau sebesar Rp 877,84 Miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 495,56 Miliar.
Capaian tersebut tentunya kontribusi dari kinerja Pendapatan dengan realisasi
sebesar Rp 2,91 Triliun atau naik 16,40%. Sementara dari sisi Biaya, yakni sebesar Rp 1,90 Triliun atau turun 2,24% dibandingkan periode yang sama tahun 2020,
dengan demikian Perusahaan dapat melakukan efisiensi.
Total aset Jasa Raharja tercatat sebesar Rp 15,14 Triliun sedangkan ekuitas sebesar
Rp 12,04 Triliun. Hingga Semester I Tahun 2021, Jasa Raharja juga tercatat memiliki permodalan yang kuat, dengan rasio risk based capital (RBC) sebesar 672,84%,
meningkat 13,86% jika dibandingkan dengan semester I-2020 sebesar 590,94%.
Jasa Raharja sebagai badan usaha milik negara penyelenggara Program
Perlindungan Dasar Penumpang dan Lalu Lintas Jalan bermokitmen untuk terus melakukan transformasi proses bisnis dalam memberi kemudahan sebagai
pemenuhan kewajiban kepada masyarakat serta turut serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi nasional. (*/lib)



Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.