Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Oknum Dokter Kandungan Dilaporkan Malapraktik

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi

PALU – Seorang oknum dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura terpaksa berurusan dengan hukum. Dokter ahli kandungan itu dilaporkan diduga melakukan malapraktik terhadap pasiennya.

Kasus tersebut kini sedang berproses hukum di penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sulteng dan dalam tahapan pemeriksaan terhadap terlapor inisial HN dan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

Informasi yang dihimpun Radar Sulteng menyebutkan, kasus tersebut bermula saat HN yang menangani seorang pasien ibu hamil. Dalam proses medis persalinan, pasien yang ditangani HN meninggal dunia.

Meninggalnya pasien dinilai keluarga ada kejanggalan, sehingga suami pasien melaporkan HN ke Polda Sulteng kasus dugaan malapraktik.

Sumber Radar Sulteng menyebutkan, saat kejadian tersebut HN sempat menyampaikan permohonan maaf ke keluarga pasien karena sudah berupaya melakukan semaksimal sesuai dengan keahliannya untuk melakukan pertolongan terhadap pasien, namun ajal menjemputnya.

Bahkan terkait kasus tersebut sejumlah perawat di ruang bersaling RSU Anutapura juga sudah dimintai keterangan penyidik Reskrimum Polda Sulteng. “Kasusnya masih berposes di Polda Sulteng,” ujar sumber yang menolak disebutkan namanya.

Pihak Polda Sulteng melalui Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto dikonfirmasi Radar Sulteng, Rabu (10/5) membenarkan ada laporan kasus dugaan malapraktik dan sedang diproses di Reskrimum Polda Sulteng. Namun Hari mengaku belum mengetahui perkembangan pemeriksaan terhadap terlapor. “Masih dalam proses penyelidikan,” katanya singkat.

Sementara dikonfirmasi terpisah Direktur RSU Anutapura Palu, dr Ruslan Ramlan SpS membenarkan adanya laporan seorang dokter yang diperkarakan di Polda Sulteng terkait kasus dugaan malapraktik.

Namun kata dr ahli saraf itu, kasus tersebut merupakan kasus lama, sebelum dirinya menjabat sebagai direktur RSU Anutapura.

“Kasus tahun lalu itu. Sebelum saya jadi direktur rumah sakit. Prosesnya sudah di polisi,” ucapnya saat dihubungi via telepon, kemarin siang (4/5).

Menurutnya, terlapor adalah dokter kandungan di RSU Anutapura dilaporkan karena dicurigai melakukan malpraktik terhadap pasien yang ditanganinya. Namun demikian kata, dr Ruslan, dalam kedokteran ada yang namanya Majelis Kehormatan Kode Etik Kedokteran (MKEK) dan dari penilaian MKEK, apa yang dilaporkan terhadap dokter tersebut tidak seperti yang disangkakan.

“Hasil pemeriksaan MKEK tidak ditemukan ada malapraktik yang dilakukan dokter yang diperkarakan di polisi,” terangnya.

dr Ruslan mengaku, tidak tahu secara pasti seperti apa kejadiannya, karena saat kejadian oknum dokter kandungan diperkarakan ke polisi dirinya belum menjabat direktur.

“Saya tidak tahu persis kronologi kejadiannya,” pungkasnya. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.