OA Realistis Hadapi Kasus, AB Andalkan Lobi dan Negosiasi

Isteri AB Tetap pada Keputusannya

- Periklanan -

TOUNA-Semakin hari kasus dugaan perselingkuhan dan nikah siri ini semakin mengkristal, dari hasil pengamatan sumber Radar Sulteng di Kabupaten Tojo Unauna (Touna), didapatkan informasi bahwa AB terduga pelaku lakilaki yang merupakan Plt. Sekretaris Bappeda Touna dalam menghadapi dan menyelesaikan kasusnya lebih banyak berharap dan mengandalkan lobi-lobi kepada pemangku kepentingan, khususnya yang ada di Pemkab Touna.

Bahkan tanpa sadar AB mempublikasikannya dihadapan publik, hususnya di kalangan ASN Touna. Ketika sumber Radar Sulteng melakukan penelusuran terbatas di kalangan pejabat Pemkab Touna terkait dengan label AB adalah loyalis Bupati, jawaban yang ditemukan oleh sumber sangat beragam, ada yang mengatakan bahwa AB bukan orang Bupati, tetapi orangnya Wakil Bupati (Wabup), karena sama-sama dari Pulo (Desa Lebiti dan Desa Pulau Enam).

“ Desa Lebiti adalah desa pemekaran dari Desa Pulau Enam Kecamatan Togean, dan ada pula sebagian mengatakan AB orangnya 03, namun ada juga yang mengatakan, ah itu bisa-bisanya AB saja, orangnya memang seperti itu, “ ungkap sumber .

Ada yang menarik dari jawaban beberapa pejabat Pemkab Touna, dari hasil penelusuran media ini, bahwa AB itu punya hubungan pertemanan karena berasal dari kampung yang sama dengan Wabup sekarang ini. Boleh jadi patut pula untuk diduga. Bukan berarti bahwa periode kepemimpinan mereka hingga 2024 lantas kemudian apapun kesalahan dalam menjalankan pemerintahan terabaikan begitu saja.

Selain melakukan lobi-lobi ke beberapa pejabat tersebut, AB juga melakukan negosiasi terselubung dengan beberapa pihak/orang yang terkait dengan kasusnya ini, melalui fasilitasi dari pihak ketiga dengan menawarkan beberapa “lembaran rupiah”.

- Periklanan -

Mungkin inipula yang menjadi ketertarikan OA kepada AB untuk mengatasi masalah ekonominya, mengingat kondisi pandemi Covid-19 seperti ini dampaknya melebihi kondisi krismon di tahun 1998.

Menurut analisis pengamat ASN yang menjadi sumber koran ini, berbeda halnya dengan apa yang dilakukan OA dalam menghadapi kasusnya, OA adalah pelaku perempuan atas kasus dugaan perselingkuhan dan nikah siri. Sosok OA tercatat sebagai Kepala Seksi (Kasi) pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP Touna. Dalam menghadapi kasusnya ini OA sempat bergeming menanggapi pemberitaan koran ini, melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp-nya (WA) yang telah diterbitkan oleh koran ini beberapa waktu yang lalu, sekalipun hanya melalui pesan singkat diaplikasi WA, namun OA terlihat bereaksi atas pemberitaan kasusnya, ini menunjukan betapa OA sangat realistis menghadapi pemberitaan atas kasusnya.

“ Sekalipun isi dari pesan singkat di WA OA tersebut terbaca sangat lucu dan merupakan penjelasan yang mustahil, namun itu lebih baik dibanding lobi dan negosiasi memalukan yang dilakukan oleh AB. Dari sisi keberanian, OA nampaknya lebih berani, mungkin karena faktor pengalaman dan jam terbang yang cukup. OA cukup berani menyuarakan kegelisahan dan kegalauan pikiran dan perasaannya, “ beber sumber.

Dikatakannya, apapun yang dilakukan OA dan AB (pelaku dugaan perselingkuhan dan nikah siri) mulai sejak kejadian penggerebekan yang disertai dengan tangkap tangan, sepertinya dan hampir dapat dikatakan adalah sesuatu yang sia-sia belaka dan tak berguna. Mengapa tidak, karena isteri AB Maryani Y. Rani tetap bersikukuh pada pendirian, sikap dan keputusannya bahwa dia tetap tidak akan bercerai walau AB akan menempuh berbagai cara, tidak akan memberi surat izin untuk AB agar dapat nikah/kawin lagi dengan wanita manapun juga, serta tidak akan mencabut laporan kasus ini baik di kepolisian maupun yang ada di BKPSDM Touna.

“ Nah, kalau sudah begini AB dan OA mo bekeng apa, kata orang Manado, “ pungkasnya.(tim)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.