Nyamar Jadi Pocong, Dua Remaja Diamankan Polisi

- Periklanan -

Kapolsek Bunta Iptu Chandra mengamankan salah seorang pelaku dari dua remaja yang berhasil diringkus karena menakut-nakuti warga dengan menayamr sebagai pocong. (Foto: Ist)

BANGGAI – Ada-ada saja ulah oknum remaja di Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, yang iseng-iseng menakuti pengendara lewat dengan menyamar jadi pocong. Ulah iseng dua remaja berinisial F dan D itu pun, akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Keduanya diamankan aparat Polsek Bunta, Jumat (13/7) dini hari, saat beraksi menakut-nakuti pengendara yang kebetulan melintas di jalur Trans Sulawesi, Kelurahan  Kalaka.Beberapa masyarakat yang melintas, sempat mengira bahwa kain putih yang sengaja dipasang para remaju itu, adalah hantu pocong.

- Periklanan -

Kapolsek Bunta, Iptu Chandra mengatakan, aksi para remaja ini pun, sudah berulang kali dilakukan, sehingga membuat resah masyarakat sekitar.Bukan hanya warga Kalaka yang jadi korban keisengan, namun juga pengendara truk, mobil dan motor yang lewat di jalan Poros Palu-Luwuk itu.

Setelah menerima laporan, aparat Polsek Bunta kemudian bergerak. Kapolsek Bunta memerintahkan Bhabinkamtibmas serta Kanit Intel Polsek Bunta untuk mengecek kebenaran laporan awal masyarakat tentang adanya hantu pocong.

Hasilnya ternyata benar, hantu pocong tersebut tidak ada, melainkan hanya F dan D, yang ditemukan sedang memegang kain putih tersebut. Dua remaja yang masih berusia 13 tahun ini pun, digelandang ke Mapolsek Bunta. “Adapun maksud dari kedua pelaku melakukan perbuatan tersebut semata mata untuk menakut nakuti warga Kelurahan Kalaka serta pengendara yang melintas di jalan,” jelas Chandra.

Chandra mengimbau agar masyarakat tidak mudah takut apalagi menemui kejadian serupa. “Kepada seluruh masarakat agar tidak mudah terprovokasi serta mempercayakan aparat kepolisian tentang laporan atau hal-hal yang meresahkan,” jelasnya. Dua remaja ini pun, tidak diproses hukum, hanya diberikan teguran dan pembinaan saja. (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.